Hadirkan Data Pemilih Akurat, KPU NTB Koordinasi Khusus dengan Dukcapil

0
KPU NTB melakukan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan Bulan April dalam rangka mengupdate perubahan data pemilih.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB akan menindaklanjuti koordinasi khusus yang telah dibangun KPU RI dengan Kementerian Dalam Negeri yakni Dierjen Dukcapil dalam rangka mengahdirkan data pemilih yang akurat dan update.

Tidak hanya di tingkat KPU Provinsi, jajaran KPU di kabupaten/kota juga diminta untuk segera melakukan koordinasi khusus dengan Dukcapil di masing-masing daerah untuk mempersiapkan data pemilih menjelang pemilu 2024. “Koordinasi khusus yang telah dilakukan KPU RI dengan Kemendagri khususnya dengan Dirjen Dukcapil dapat tersambung hingga KPU kabupaten/kota untuk kebutuhan data pemilih,” ucap Ketua KPU NTB, Suhardi Soud.

Selain koordinasi dengan Dukcapil, Suhardi juga berharap agar jajarannya di KPU Kabupaten/Kota se NTB dapat menghadirkan data pemilih yang terupdate dengan berbagai kreativitas dan usaha mewujudkannya. Salah satunya lewat aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih).

Sebab, disamping data kependudukan dari dukcapil, KPU juga secara mandiri telah rutin melakukan rekapitulasi data pemilih secara berkelanjutan setiap bulannya. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir kerancuan data pemilih.

Terakhir KPU NTB telah melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode April Tahun 2022 yang juga dihadiri oleh Divisi Perencanaan dan Data di seluruh KPU kabupaten/kota se Provinsi NTB.

“Pada Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode April 2022 ini, diputuskan jumlah pemilih di Provinsi NTB per April 2022 sejumlah 3.734.589 pemilih. Jumlah ini mengalami peningkatan 160 pemilih dari data pada periode Maret,” jelasnya.

Sebelumnya, di tempat terpisah Komisi V DPRD Provinsi NTB yang membidangi urusan kependudukan mendorong Pemprov NTB dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat,  Pemerintah Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD & Dukcapil) agar segera mengintegrasikan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan Sidalih KPU.

“Dalam rangka menyongsong agenda Pemilu  Pilgub NTB tahun 2024, SIAK seharusnya terkoneksi dengan Sidalih KPU NTB maupun kabupaten/kota,” ujar Wirajaya. Komisi V mendorong dalam rangka menyambut agenda Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, sudah seharusnya terbangun kolaborasi yang kuat antara Dukcapil dengan KPU dalam rangka membangun data kependudukan yang akurat dengan mengintegrasikan SIAK dan Sidalih KPU. (ndi)

Tiitle Ads