Belasan Bendera Negara Peserta MXGP Samota Dikibarkan di Pelabuhan Badas

0
Bendera negara peserta MXGP mulai dikibarkan Selasa, 24 Mei 2022 di Pelabuhan Badas.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak 19 bendera dari negara-negara peserta MXGP Samota 2022 resmi dikibarkan di Pelabuhan Badas Sumbawa Besar, Selasa (24/5). Upacara pengibaran bendera tersebut dipimpin langsung Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd beserta anggota Forkopimda, Sekda Sumbawa, para asisten, Kepala KSOP Badas dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Sumbawa.

Adapun ke-19 negara peserta MXGP Samota 2022 yaitu Australia, Belanda, Belgia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Inggris, Italia, Indonesia, Jerman, Kolombia, Latvia, Lituania, Prancis, Serbia, South Africa, Spanyol, Swedia dan Swiss. Selain itu juga dikibarkan bendera FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) dan IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya mengatakan, pengibaran bendera 19 negara peserta MXGP Samota dilakukan di Pelabuhan Badas. Sebagai pintu utama masuknya peserta dan juga logistik MXGP Samota. Selain itu, pengibaran bendera negara-negara peserta juga dimaksudkan sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perhelatan MXGP Samota yang akan digelar 24 – 26 Juni 2022.

Bupati berharap MXGP Samota 2022 dapat terselenggara dengan sukses dan memberikan multiplier effect mulai dari ekonomi, pariwisata, olahraga  hingga re-branding Kabupaten Sumbawa. ‘’Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menyukseskan MXGP ini.  Apabila ini berhasil kita laksanakan, Insya Allah ke depannya Sumbawa akan menjadi perhatian dunia,’’ terangnya.

Bupati juga mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MXGP Samota 2022. ‘’Mari kita dukung event ini dengan menjadi tuan rumah yang baik, Insya Allah kesuksesan event ini akan membawa dampak yang besar bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa,’’pungkasnya.

Pengungkit Potensi Daerah

Sebelumnya, Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah menjelaskan terkait dengan efek berganda yang akan didapatkan oleh daerah dengan hadirnya event olahraga internasional Motocross Grand Prix (MXGP) Samota. Event yang akan berlangsung tanggal 24 – 26 Juni tersebut akan mengungkit potensi daerah dan menumbuhkan ekonomi sekitar.

“MXGP jangan dilihat sebagai suatu olahraga semata, sebagai event saja. Namun dia akan mendatangkan banyak pengunjung, akan menghidupkan daerah-daerah sekelilingnya. Ada kepastian investasi,” kata Dr. H Zulkieflimansyah kepada Suara NTB.

Gubernur mengatakan, dengan hadirnya event sekala dunia ini akan memicu investasi yang lain di kawasan Samota seperti hotel dan usaha akomodasi lainnya karena akan menjadi daerah yang ramai dikunjungi. Terlebih kontrak penyelenggaraan MXGP di Samota ini berlangsung selama empat tahun.

Event di Samota ini bisa juga menghidupkan usaha transportasi dari destinasi yang lain, misalnya potensi hadirnya pelayanan kapal cepat dari Lombok Timur ke Samota atau dari Mandalika ke Samota.”Bisa juga kapal cepat dari Senggigi ke Samota. Ini yang sedang diramu oleh para pelaku wisata,” katanya.

Gubernur memastikan bahwa penyelenggaraan MXGP di Samota selama empat tahun. Sehingga dipastikan, semua event MXGP akan dilangsungkan di lokasi ini, tidak berpindah-pindah tempat. Hal ini kata Gubernur akan menumbuhkan persepsi yang positif karena ada brand yang sudah dikenal sejak event pertama.

Nah untuk Bima dan Dompu saya kira kita harus siapkan event yang sama kelasnya. Namun memang persiapannya butuh kerja keras dan daya tahan yang tak sederhana. Karena setiap mengawali sesuatu itu tantangannya tak gampang,” katanya.

Namun ia optimis, jika ada keinginan bersama untuk menghadirkan satu event besar, maka akan ada jalan untuk merealisasikannya. Terlebih alam di Bima dan Dompu sangat cocok juga untuk digelar event balap jenis enduro. Misalnya saja kawasan Doro Ncanga di kaki Tambora, alam yang tersaji sangat indah dengan padang savana yang memesona.

“Itu otomotif listrik dunia sudah mengontak kami, kalau di Paris Dakkar yang sedemikian gersang saja bisa, Doro Ncanga mestinya bisa juga. Bahkan timnya Lewis Hamilton dan Mark Webber itu sudah menghubungi untuk membuat satu event di Doro Ncanga itu. Namun kita belum bisa menginfokan ke publik karena setiap event, hosting fee-nya lumayan” ujar Gubernur.

Ia mengatakan, kegiatan MXGP Samota nantinya akan dimulai dengan kegiatan “overland” dengan menggunakan kendaraan offroad di kawasan Doro Ncanga. Komunitas pecinta kendaraan, baik mobil maupun motor dari berbagai daerah akan camping di lokasi tersebut. Akan ada kegiatan kegiatan lari maraton juga di lokasi Pulau Sumbawa untuk meramaikan kegiatan.(arn/ris)

Tiitle Ads