Tiga Komisioner Bawaslu NTB akan Berakhir Masa Jabatannya September 2022

0
Muhammad Khuwailid (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Tiga dari lima Komisioner Bawaslu Provinsi NTB akan berakhir masa jabatannya pada Bulan September tahun 2022 ini. Oleh karena itu, Bawaslu mulai melakukan persiapan rekrutmen calon anggota Bawaslu guna mengisi kekosongan tiga komisioner tersebut.

Tiga Komisioner yang berakhir masa jabatannya itu adalah Ketua Bawaslu NTB, M. Khuwailid, Kordiv SDM Bawaslu NTB, Itratip dan Kordiv Penindakan pelanggaran Bawaslu NTB, Umar Achmat Seth. Sementara dua Komisioner lainnya yakni Kordiv Hukum, Suhardi dan Kordiv Sangketa Yuyun Nurul Azmi akan berakhir masa jabatannya tahun 2023 mendatang.

Ketua Bawaslu NTB M. Khuwailid yang dikonfirmasi di ruang kerjanya pada pekan kemarin membenarkan dirinya akan mengakhiri masa tugasnya bersama Umar Seth dan Itratip pada Bulan September ini. Dan Bawaslu RI sudah membentuk tim pansel untuk melakukan perekrutan tiga calon anggota Bawaslu NTB tersebut.

“Seleksi untuk tim pansel telah dilakukan, Bawaslu RI telah membuka perekrutan untuk tim seleksi atau pansel, sebagian besar kemungkinan berasal dari akademisi,” ujar Khuwailid.

Lebih lanjut disampaikan Khuwailid bahwa dirinya tidak bisa lagi mengikuit seleksi perekrutan komisioner Bawaslu NTB yang baru. Karena ia telah tercatat menjadi anggota Bawaslu NTB selama dua periode.

Sementara Umar dan Itratif lanjut Khuwailid masih bisa mengikuti seleksi perekrutan komisioner Bawaslu NTB untuk periode 2022-2027, karena mereka berdua baru satu periode jadi anggota Bawaslu.

“Saya sudah dua periode, jadi tidak bisa lagi ikut seleksi. Sedangkan Pak Umar dan Pak Itratip masih bisa ikut, beliau berdua kan baru satu periode menjadi komisioner Bawaslu NTB,” ujarnya. Mantan Ketua KPU Lombok Tengah itu berharap dengan berakhirnya masa tugas dirinya bersama dua komisioner lainnya tidak akan mengganggu tahapan Pemilu 2024.

Pasalnya, berakhirnya masa tugas tiga orang anggota Bawaslu NTB ini bertepatan dengan dimulainya proses tahapan Pemilu 2024. “Dengan dua orang Komisioner yang tersisa yakni Pak Suhardi dan Bu Uyun semoga tidak mengganggu kinerja pengawasan. Karena berakhirnya masa tugas kami bertepatan dengan dimulainya proses tahapan pemilu,” ulasnya.

Ketika ditanya terkait rencana kedepannya setelah berhenti sebagai Ketua Bawaslu NTB. Sebab isu yang muncul bahwa ia cukup kuat dijagokan sebagai anggota KPU NTB yang akan mulai di rekrut pada pertengahan 2023 mendatang.

Terkait hal itu Khuwailid sendiri mengaku belum memikirkan akrivitas yang akan dilakukan paska nanti berakhir menjadi Ketua Bawaslu NTB. “Saya belum tau kemungkinan besar berkebun atau mungkin bisa beracara,” ucapnya. (ndi).

Tiitle Ads