Tak Ditemukan Adanya Penyakit Hepatitis Akut di Mataram

0
H. Usman Hadi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kesehatan tidak mendeteksi adanya penyakit hepatitis akut di Kota Mataram. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi menegaskan, sejauh ini belum ada atau nihil kasus penyakit hepatitis akut ditemukan di NTB khususnya di Kota Mataram. Penyakit ini diketahui bisa menular melalui pernafasan dan kotoran. Gejalanya bisa dideteksi apabila terjadi mual-mual, deman tinggi, serta bagian atas bola mata berwarna kuning. “Penyakit ini karena terjadinya peradangan pada hati atau liver,” kata Usman dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Umumnya hepatitis akut banyak menyerang anak-anak. Data Kementerian Kesehatan sebutnya, sebagian besar kasus tersebut menjangkiti anak-anak. Sebagai bentuk pencegahan perlu menjaga PHBS. Usman menyarankan, apabila anak-anak habis bermain diminta untuk mencuci tangan pakai sabun sebelum mengkonsumsi makanan. “Prokesnya itu cuci tangan pakai sabun sebelum makan,” ucapnya.

Ia menambahkan, penyakit ini cukup membahayakan. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis dapat menimbulkan komplikasi yang menyebabkan kematian. Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mengecek kesehatan ke fasilitas kesehatan baik itu, puskesmas maupun rumah sakit apabila menemukan gejala semacam itu. Untuk mengetahui hepatitis harus diuji atau cek melalui laboratorium.

Terkait risiko penularan, Usman mengatakan penyakit ini menular melalui mulut dan kotoran. Beda halnya dengan virus Covid-19 melalui pernafasan. Namun, penularan hepatitis tidak masif seperti Covid-19. “Kalau mengacu data Kemenkes baru ditemukan 22 kasus di Indonesia. Artinya, penularannya tidak begitu masif,” tandasnya. (cem)

Tiitle Ads