Gubernur Pimpin Rapat Pembentukan Museum Khusus Rinjani dan Tambora

0
Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah, bersama Kepala Dinas Dikbud NTB H. Aidy Furqan, Kepala Ombudsman Perwakilan NTB Adhar Hakim menggelar rapat membahas pembentukan Museum Geologi di Kantor Dinas Dikbud NTB, Senin, tanggal 23 Mei 2022. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Setelah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., dan Kepala Bidang Kebudayaan Achmad Fairuzzabadi segera menindaklanjuti pembentukan Tim Pembangunan Museum Khusus Tambora dan Rinjani, Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah menggelar pertemuan di Kantor Dinas Dikbud NTB, Senin (23/5/2022).

Pertemuan yang digelar sampai pukul 17.00 sore dihadiri Kepala Dinas Dikbud NTB H. Aidy Furqan, Kepala Bidang Kebudayaan Achmad Fairuzzabadi, Kepala Ombudsman Perwakilan NTB Dr. Adhar Hakim, dan perwakilan dari Geopark Rinjani dan Geopark Tambora.

Kepala Dinas Dikbud NTB H. Aidy Furqan saat dihubungi Suara NTB, Senin, 23 Mei 2022, menjelaskan beberapa hasil pertemuan kecil yang dipimpin Gubernur NTB. Pertama, dari hasil pertemuan disepakati untuk membentuk tim kecil memulai tugas pembentukan museum khusus Gunung Tambora dan Gunung Rinjani.

Selain itu, ujarnya, Pemprov NTB juga berencana untuk membentuk Museum Geologi. Pembentukan museum ini, ujarnya, akan didukung dengan kompetensi keahlian/ jurusan Geologi di SMK yang ada di NTB. Pemprov NTB, tambahnya, mendorong Perguruan Tinggi yang ada di NTB untuk membuka Program Studi Geologi. Keberadaan program studi ini sangat penting, karena NTB memiliki gunung berapi aktif dan banyak kekayaan alam lainnya. ‘’Mengenai lokasi pembangunan Museum Geologi akan dibahas kemudian,’’ jawabnya singkat.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan pada pembukaan Gebyar Budaya 2022 di Taman Mayura Mataram, Sabtu, tanggal 21 Mei 2022,Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menugaskan pada Kepala Dinas Dikbud NTB dan Kepala Bidang Kebudayaan membuat tim kecil pembentukan museum khusus Tambora dan Rinjani. Gubernur memberi batas waktu sebelum WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika sudah ada 2 museum sederhana ini bisa dihadirkan pada publik.

Diakuinya, ada satu alasan kenapa dirinya ingin ada museum khusus yang menyajikan sejarah dan dampak letusan Gunung Tambora dan Gunung Rinjani. Saat dirinya bersama Ketua TP PKK Hj. Niken Widyawati Saptarini Zulkieflimansyah berada di Desa Five di Skotlandia melihat stan kecil yang memajang tentang sejarah dan dampak letusan Gunung Tambora yang mengubah peradaban dunia.

‘’Mereka mengatakan, ‘’The year without summer, because the erruption of Tambora. Oleh karena itu saya membayangkan nanti di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia, terutama penonton MotoGP dan WSBK bisa menceritakan tentang Tambora itu di mana, ke mana letusannya, impact-nya terhadap peradaban di seluruh dunia. Begitu juga dengan Rinjani,’’ ujarnya. (ham)

Tiitle Ads