136 Guru PPPK di KSB Terima SK Pengangkatan

0
Bupati KSB, H. W. Musyafirin, Wabup KSB, Fud Syaifuddin dan Sekda KSB, Amar Nurmansyah bersama 136 Guru PPPK.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Sebanyak 136 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sama (PPPK) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada Jumat akhir pekan lalu, ratusan guru yang sebelumnya dinyatalan lulus setelah mengikuti tahapan seleksi PPPK itu menandatangani SK kerja samanya dengan Pemda KSB dengan disaksikan langsung oleh bupati H. W. Musyafirin.

Usai menyerahkan petikan SK pengangkatan para guru PPPK, bupati dalam sambutannya berharap, agar seluruh guru yang baru dilantik dapat meningkatkan kinerjanya. Bersemangat dalam mengajar serta memberikan sumbangsih pemikiran terbaik dalam peningkatan kapasitas pendidikan di sekolah tempatnya bertugas. “Kalau sebelumnya masih sebagai guru honor sudah bagus. Maka sekarang sudah jadi ASN harus lebih baik lagi,” tegas bupati.

Menurut bupati, menjadi tenaga PPPK tidak ada perbedaannya dengan PNS (pegawai negeri sipil). Hak dan kewajibannya hampir sama. Sebab itu, menyandang status PPPK ada beban berat yang harus dipikul. “Kalau PPPK cuma tidak punya dana pensiun saja. Tapi lainnya sama dengan PNS. Jadi tugasnya juga sama,” timpalnya.

Bupati pun menambahkan, bagi para guru honorer yang belum berhasil diangkat menjadi tenaga PPPK masih punya kesempatan. Saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih membuka rekrutmen tahap ketiga. “Saya berharap masih ada lagi guru-guru honor kita yang bisa lolos seleksi,” ujarnya.

Terpisah kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan, Hermanto menjelaskan, 136 guru PPPK yang menerima SK itu adalah hasil seleksi tahap 1. “Kita bersyukur janji Kemendikbud menerbitkan SK-nya bulan ini (Mei) benar-benar terealisasi,” katanya.

Selanjutnya ia menambahkan, para guru PPPK yang telah di SK kan itu selanjutnya akan langsung ditempatkan di sekolah-sekolah yang telah ditentukan. Mereka secara efektif akan mulai mengajar pada pembukaan tahun pelajaran 2022/2023. “Tapi besok (Senin) mereka sudah masuk ke sekolah penempatan masing-masing,” imbuhnya. (bug)

Tiitle Ads