Butuh Anggaran Besar Agar Dermaga Lalar Bermanfaat

0
Ilustrasi Anggaran (Sumber : Dissolve)

Taliwang (Suara NTB) – Kepala UPTD Kepelabuhanan Pelabuhan Lalar Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbawa Barat, Muhammad Amin A. Md, menyebutkan upaya pengembangan dermaga Labuhan Lalar membutuhkan biaya yang cukup besar. Bahkan estimasi kebutuhan tersebut mencapai Rp237 miliar salah satunya untuk pembangunan beaching, break water dan sarana penunjang lainnya.

“Memang anggaran yang kita butuhkan cukup banyak, karena dermaga yang eksis saat ini belum layak untuk dimanfaatkan karena sangat berbahaya terutama gelombang arus bawah yang sangat kuat,” ungkapnya kepada Suara NTB,” kemarin. Belum lagi tingkat pendangkalan yang sangat parah yakni mencapai 2 meter.

Dikatakannya, khusus untuk beaching ditaksir menghabiskan anggaran sekitar Rp. 12 miliar. Termasuk juga untuk pembuatan alat pemecah gelombang, pembuatan kolam labu dengan cara menguruk pasir laut, dan pembuatan break water. Melihat masih ada beberapa proyek besar yang harus dipenuhi di dermaga ini, maka ratusan miliar ini dianggap sangat relevan. Belum lagi di dermaga ini nantinya, akan dijadikan lokasi sandar utama setelah dermaga Benete dijadikan dermaga khusus. “Memang butuh biaya besar agar dermaga ini kembali beroperasi karena masih banyak sarana yang belum dilengkapi,” sebutnya.

Dirinya juga mengaku banyak para agen kapal yang datang untuk menggunakan dermaga ini, tetapi hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim dan kapten kapal, menyatakan dermaga dengan kondisi tersebut belum layak untuk digunakan. Sehingga perlu dilakukan perbaikan lanjutan, belum lagi kondisi saat ini kerusakannya sudah semakin parah karena tidak kunjung dilakukan perbaikan. Untuk itu, pihaknya berharap agar dermaga ini bisa segera diperbaiki sehingga tidak mangkrak. “Kami berharap agar dermaga ini bisa segera diperbaiki karena kami khawatir dermaga ini akan kembali mangkrak,” tukasnya. (ils)

Tiitle Ads