Aktif Lagi, Polisi Tutup Tambang Ilegal Gunung Prabu

0
Alat berat yang ditemukan dilokasi tambang emas ilegal Desa Prabu diamankan polisi, Kamis kemarin.

Praya (Suara NTB) – Aparat Polres Lombok Tengah (Loteng) bersama tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Loteng, sejak Kamis, 19 Mei 2022, menggelar operasi penertiban dan penutupan lokasi tambang emas ilegal di wilayah Gunung Prabu Desa Prabu Kecamatan Pujut. Setidaknya dua lokasi tambang ilegal ditutup oleh tim gabungan dalam operasi tersebut.

Sejumlah alat berat yang ditemukan di lokasi tambang emas ilegal juga sudah diamankan sembari menunggu proses penyelidikan. Dua lokasi tambang yang ditutup yakni di Dusun Gunung Tinggang Desa Prabu yang dikelola tiga warga masing-masing AH, K dan MO. Di lokasi tersebut ditemukan dua buah alat Berat berupa excavator dan lokasi galian emas.

“Satu lokasi lain milik LHS alias ML juga diwilayah Dusun Gunung Tinggang Desa Prabu,” sebut Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SIK., dalam keterangannya, Jumat, 20 Mei 2022.

Di lokasi milik LHS tersebut, tim gabugan juga menemukan satu alat berat berupa excavator dan juga lokasi galian emas. “Terhadap penambang maupun pemilik tambang sementara masih menjalani pemeriksaan di Polres Loteng untuk keperluan penyelidikan,” ujarnya.

Hery mengatakan, pelaksanaan penertiban tambang emas ilegal oleh tim Gabungan tersebut sebagai salah satu upaya menghentikan aktifitas penambangan emas secara illegal. Guna menjaga dan memelihara kawasan konservasi sumber daya alam di wilayah ini. Pasalnya, wilayah gunung Prabu sendiri masuk Taman Wisata Alam (TWA) di Loteng.

Polisi sendiri beberapa bulan yang lalu sudah sempat melakukan penertiban tambang emas ilegal diwilayah tersebut. Namun ternyata masih ada saja masyarakat sekitar yang membuka kuari baru untuk melakukan penambangan emas ilegal. Sehingga sesuai komitmen awal kepolisian, langkah tegas kembali diambil.

“Prinsipnya, karena aktifitas tambang ini dilakukan secara ilegal maka kita ambil tindakan tegas. Dengan menghentikan dan menutup paksa semua aktifitas penambangan yang ada,” tandasnya. (kir)

Tiitle Ads