Semua Anggaran Sesuai Kebutuhan

0
Ahmad Nur Aulia (Suara NTB/ham)

BIRO Umum Setda NTB menjadi sorotan Komisi I DPRD NTB terkait jumlah anggaran rumah tangga kepala daerah dan kesekretariatan. Kepala Biro Umum Setda NTB Ahmad Nur Aulia, S.S.TP., M.M., menjelaskan, dalam anggaran rumah tangga tidak hanya untuk pimpinan semata, tapi ada pos biaya makan-minum, rapat dan tamu Pemprov NTB.

‘’Di komponen itu, ada rumah tangga kepala daerah, rumah tangga wakil kepala daerah dan kesekretariatan. Nah, di pagu kepala daerah melekat tamu. Karena hampir semua itu tamu gubernur,’’ ujarnya saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur NTB, Selasa, 17 Mei 2022.

Sementara anggaran Sekda, ujarnya, masuk di komponen kesekretariatan. Sekda itu satu kelompok dengan asisten dan staf ahli yang ada sekretariat daerah.

Meski demikian, akunya, jika dibandingkan dengan anggaran-angaran sebelumnya, justru alokasi yang ada sekarang ini turun. Sebelum ada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) anggaran rumah tangga kepala daerah tidak dirinci, tapi kalau sekarang dirinci. ‘’Ada belanja kepala daerah, ada belanja wakil kepala daerah dan ada belanja kesekretariatan,’’ tambahnya.

Menurutnya, semua anggaran ini sesuai dengan kebutuhan kepala daerah. bahkan, alokasi dana yang ada sekarang ini, yakni sebesar Rp10 miliar ini turun karena ada refocusing, sehingga harus menyesuaikan. ‘’Kalau dulu terpisah, makanya pengaturannya beda dan dianggarkan secara global,’’ terangnya.

Selain itu, volume kerja di biro-biro lingkup Setda NTB bertambah. kalau dulu biro-biro mengurus kendaraannya masing-masing. sekarang masalah kendaraan dinas ditangani Biro Umum. Untuk itu, ujarnya, pada saat sekarang ini agak sulit jika melakukan komparasi. ‘’Kalau dulu, tidak ada belanja makan minum kepala daerah, tapi belanja makan minum tamu namanya. Itu jadi satu semua,’’ jelasnya.

Tidak hanya itu, bagi satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki kegiatan dan tidak memiliki anggaran serta mendatangkan tamu dari pusat, maka Biro Umum akan turun membantu dan diambilkan dari belanja kepala daerah. Begitu juga kegiatan-kegiatan lain saat event berskala nasional seperti pelaksanaan Latsitarda hingga event MotoGP atau WSBK, jika ada tamu pusat yang datang, maka NTB sebagai tuan rumah akan memberikan pelayanan terbaik pada tamu yang datang. (ham)