Motor Honda Jadi “Primadona” Petani saat Panen

0
Penjualan sepeda motor Honda mengalami peningkatan yang cukup tajam.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Berburu sepeda motor saat musim panen sepertinya menjadi tradisi bagi para petani di NTB. Saat panen tiba, pahlawan pangan ini beramai-ramai membeli kebutuhan utamanya, salah satunya kendaraan roda dua. Penjualan sepeda motor saat musim panen biasanya menunjukkan grafik yang menggembirakan.

Dari penjualan hasil panen petani, selain memprioritaskan dana untuk kebutuhan sekolah anak-anak petani, mereka juga memenuhi fasilitas penunjang pendidikan putra-putrinya. “Kalau sudah musim panen tiba, memang kebiasaan di petani, beli sepeda motor baru. Selain untuk makan, dan pendidikan. Sekarang anak-anak sekolah dari SMP sudah mulai menggunakan sepeda motor. Gaya hidup anak-anak sekarang dan kebutuhannya sudah beda dibandingkan generasi-generasi lama,” kata Lalu Wahidin, salah satu pengusaha pengepul besar komoditas pertanian di NTB.

Lalu Wahidin membawahi ratusan, bahkan ribuan keluarga petani. Terbanyak di Kabupaten Dompu. Hasil pertanian dan perkebunan seperti jagung, dan mete dipasok petani kepadanya untuk dijual ke perusahaan-perusahaan besar di dalam negeri, sebelumnya bahkan hingga ekspor. Sehari-hari ia bersentuhan dengan para petani. Sehingga ia faham betul kebutuhan dan kehidupan para petani.

Kepada Suara NTB, Lalu Wahidin mengatakan, tradisi masyarakat bisa dilihat saat musim panen. Sepeda motor baru berseliweran. Apalagi bagi para petani desa, memiliki sepeda motor baru adalah kebanggaan. Juga menjadi petunjuk status sosialnya. Kadang juga ada petani yang memiliki sepeda motor lebih dari satu. Selain untuk penunjang kebutuhannya, biasanya untuk kebutuhan anak-anaknya. Lalu Wahidin menegaskan, saat musim panen bisa dilihat perubahan gaya hidup para petani.

“Apalagi saat harga jagung sedang tinggi-tingginya di atas Rp5 ribu perkilo, petani panen, dealer juga panen. Motor-motor baru bisa dilihat di jalan jalan persawahan,” katanya. Kebiasaan petani membeli sepeda motor saat panen juga dibenarkan Marketing Manager Astra Motor NTB Kresna Murti Dewanto. Menurutnya, petani menjadi salah satu konsumen terbesar penjualan sepeda motor Honda di NTB.

Dari catatan terakhir, pada periode tanggal 1-30 April 2022, penjualan sepeda motor Honda mengalami peningkatan yang cukup tajam. Dari sebelum-sebelumnya. “Penjualan pada April saja sudah tembus sebanyak 7.200 unit. Tahun 2021 hanya 6.000 unit pada periode yang sama. Kami mendapatkan informasi uang untuk pembelian sepeda motor ini salah satunya dari hasil panen jagung,” jelas Kresna.

Apalagi pada April sudah masuk musim panen raya jagung di Wilayah Pulau Sumbawa. Kresna menyebut, bahkan pada Bulan April juga, 2.500 pesanan (indent) sudah diterima. Type sepeda motor Honda yang paling banyak dipesan adalah matic, diantaranya All New Honda Beat Series, dan All New Honda Scoopy. Ditambah lagi All New Honda PCX dan Vario 160 penjualannya cukup meningkat tinggi. Naiknya hampir 80 persen dibandingkan tahun 2021 lalu. “Trend ini menunjukkan masyarakat sangat antusias dengan produk-produk sepeda motor Honda,” demikian Kresna. (bul)