Kampung Lobster Telong-Elong Jadi Tempat Budidaya Terbesar Nasional

0
Kampung budidaya perikanan Telong-Elong yang sedang dalam penataan oleh pemerintah pusat. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Penataan kampung budidaya perikanan, khusus lobster di kawasan Telong-Elong Kecamatan Jerowaru Lombok Timur sudah mulai dilaksanakan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menggelontorkan dana Rp 13,8 miliar. Kawasan Telong-Elong, khususnya Teluk Jukung ini ke depan akan menjadi tempat budidaya lobster terbesar nasional.

“Sekarang ini sedang proses pengerjaan,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lotim, M. Zainuddin saat diwawancara, Selasa, 17 Mei 2022.

Belasan miliar yang sedang dikerjakan proyek fisik nya ini kata Zainuddin merupakan tahap pertama. Katanya akan ada tahap lanjutan penataan kawasan yang digadang ke depan bisa menjadi destinasi wisata lobster tersebut.

Terlihat, bangunan Pelabuhan  Telong-Elong sudah dibongkar dan ditata ulang oleh pemerintah pusat. Ada juga tambahan sejumlah fasilitas fisik lainnya. Dermaga lama di Telong-Elong juga sedang dibangun juga oleh pihak lain, yakni dari salah satu perusahaan swasta. Perusahaan tersebut membangun menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) -nya. “Lokasinya di dermaga lama, ” ucap Zainuddin.

Bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) untuk kelompok-kelompok pembudidaya sudah mulai didistribusikan. KJA berbahan HDPE ini diyakinkan lebih kuat dari sekadar bambu petung yang bisa digunakan para pembudidaya. Bantuan lainnya juga dalam waktu dekat akan menyusul.

Saat ini juga sedang dipersiapkan relokasi rumah warga yang  berada di sepanjang bibir Pantai Telong-Elong. Warga akan direlokasi tahun 2023 mendatang.

Penataan Kampung Lobster Telong-Elong ini akan dilakukan  secara terintegrasi dengan instansi terkait. Salah satunya dengan pihak Telkom. Rencananya, kawasan Kampung Lobster ini akan dijadikan juga Kampung Digital. Melalui program terintegrasi ini, pemasaran secara digital bisa lebih mudah dilakukan.

Selain di Telong-Elong, pemerintah pusat juga akan menata kawasan Ekas. Dalam hal ini, pemerintah pusat menjanjikan Rp 750 miliar dana penataan. Hanya saja untuk Ekas ini belum mulai. Pemerintah Lotim yang sudah mengawalinya dengan melalukan relokasi rumah warga sepanjang bibir Pantai Ekas yang selama ini kerap terkena banjir rob. (rus)

Tiitle Ads