Harta Benda Terbakar, Pemkot Hanya Bantu Terpal dan Pakaian

0
Hj. Habibatul Aeni (60) warga Lingkungan Selagalas Lama, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, menunjukkan rumahnya yang habis terbakar pada Senin, 17 Mei 2022. Harta bendanya tidak ada yang bisa diselamatkan. Sementara, Pemkot Mataram hanya memberikan bantuan terpal, pakaian, dan selimut. (Suara NTB/cem)

Hj. Habibatul Aeni (60) duduk lemas di antara tumpukkan pakaian di halaman rumahnya. Matanya berbinar sembari memandang rumahnya yang dipenuhi arang hitam usai dilahap si jago merah. Tak ada yang bisa diselamatkan. Harta bendanya habis terbakar. Kini, ia hanya menunggu kebaikan dari keluarga dan tetangga. Pasalnya, Pemkot Mataram hanya membantu terpal, pakaian, dan selimut.

TRAUMA masih membekas dari raut wajahnya. Nyala api dari atap rumahnya pada pukul 02.30 Wita masih terngiang di pikirannya. Hj. Habibah teriak dan berusaha menyelamatkan Hj. Masitah, ibu kandungnya yang terperangkap di dalam kamar. Usahanya sia-sia. Bara api mengenai bagian dadanya. Habibah memilih berlari dan meninggalkan ibunya yang dikepung api. “Saya mau selamatkan ibu saya dan menariknya dari kamar. Tetapi api menjatuhi saya dari atas dan mengenai bagian dada saya,” tuturnya ditemui, Selasa, 17 Mei 2022.

Api begitu cepat menghanguskan rumahnya. Ia tak sempat menyelamatkan barang berharga. Barang-barang seperti televisi, kulkas, mesin cuci, dan surat berharga lainnya hangus terbakar. Namun, ia bersyukur ibunya bisa dikeluarkan dari kamar meskipun sekujur tubuhnya dipenuhi luka bakar. “Anak saya yang merobohkan tembok kamar neneknya. Kemudian menyelamatkannya. Tetapi sekujur tubuhnya sudah terbakar,” ujarnya.

Proses evakuasi berjalan dramatis. Sejumlah warga yang mendengar teriakan kebakaran langsung membantu. Proses memadamkan api dilakukan dengan peralatan seadanya. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran datang membantu memadamkan api satu jam kemudian. “Tetangga yang bantu memadamkan api pakai air seadanya,” tuturnya.

Habibah yang masih duduk lemas mengaku telah menerima bantuan dari pemerintah berupa terpal, selimut, dan pakaian. Sementara, bantuan makanan tidak ada sama sekali. Untuk total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Cuma dikasi baju, selimut, dan terpal,” sebutnya.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram, Lalu Mukhsan Jalaludin mengaku, pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran di Lingkungan Selagalas Lama, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, sekitar pukul 04.00 Wita. Petugas piket langsung meluncur ke lokasi membantu memadamkan api.

Saat upaya memadamkan api, petugas mendapatkan laporan bahwa satu orang terjebak dalam kamar, sehingga dilakukan evakuasi oleh petugas dan langsung membawa ke Rumah Sakit Harapan Keluarga (RSHK) untuk mendapatkan perawatan. “Langsung kita evakuasi dan bawa ke RSHK, karena sekujur tubuh korban mengalami kebakaran,” terangnya.

Untuk memadamkan si jago merah, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan dua kendaraan. Prosesnya tidak berlangsung lama karena petugas dibantu oleh warga setempat. (cem)

Tiitle Ads