Baru 319 JCH Lunasi BPIH

0
H. Muhammad Amin. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah 319 jemaah calon haji (JCH) asal Kota Mataram sampai Jumat, 13 Mei 2022 pekan lalu telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji. Manasik haji mulai dijadwalkan di masing-masing kecamatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, H. Muhammad Amin menyebutkan, dari total 401 JCH, baru 319 orang yang melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sampai hari Jumat, 13 Mei 2022. Pihaknya belum menerima informasi terbaru dari Kementerian Agama, tetapi telah dipersiapkan 74 jemaah cadangan untuk menggantikan apabila ada jemaah yang tidak melunasi dan mengkonfirmasi pelunasan. “Karena kita baru masuk hari ini. Update terbarunya belum saya dapatkan. Tetapi sampai hari Jumat kemarin yang sudah melunasi 319 orang,” sebut Amin dikonfirmasi, Selasa, 17 Mei 2022.

Kemenag telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada 401 jemaah yang akan diberangkatkan menunaikan ibadah haji tahun ini. Sebagian besar jemaah berasal dari Kota Mataram. Amin belum mengetahui, apakah ada kebijakan perpanjangan waktu pelunasan BPIH dari Kementerian Agama. Batas pelunasan ongkos perjalanan haji sampai hari Jumat, 20 Mei 2022 pekan ini.

Kementerian Agama biasanya akan memberikan informasi terkait kebijakan yang dikeluarkan. Demikian juga kata dia, mekanisme pergantian oleh JCH cadangan. “Kita coba nanti koordinasi dengan Kanwil Kemenag. Biasanya dua hari sebelum penutupan ada informasi terbaru,” tandasnya.

Untuk persiapan sebelum pemberangkatan, JCH diberikan pembekalan melalui manasik haji. Manasik haji jelas Amin, digelar selama delapan hari di enam kecamatan. Untuk JCH asal Kecamatan Ampenan, pelatihan manasik haji difokuskan di masjid Polda NTB. Kecamatan Selaparang dipusatkan di Masjid Al – Ihwan, Lingkungan Karang Jangkong, Kelurahan Cakra Barat. Islam Center Cakranegara khusus JCH asal Kecamatan Cakranegara. Jemaah asal Kecamatan Sekarbela difokuskan di masjid Kelurahan Karang Pule. Sementara, proses mabit akan digelar secara bersamaan di lapangan umum.

Amin menambahkan, pelaksanaan mabit maupun manasik haji tujuannya melatih jemaah tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya. (cem)

Tiitle Ads