Banyak Event Berskala Internasional, Anggaran Rumah Tangga Kepala Daerah Membengkak

0
H. L. Gita Ariadi (Suara NTB/ham)

Mataram (Suara NTB) – Banyaknya agenda berskala daerah, nasional hingga internasional di NTB menjadikan banyak biaya atau anggaran yang tidak terduga mesti dikeluarkan oleh daerah. Apalagi jika melibatkan pimpinan daerah yang mengharuskan menggunakan seragam dinas atau pakaian sesuai agenda acara. Belum lagi, jika ada kegiatan kunjungan tamu dari luar daerah mengharuskan pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik pada tamu yang datang.

Demikian disampaikan Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menanggapi sorotan dari Komisi I DPRD NTB mengenai membengkaknya anggaran rumah tangga Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretariat Daerah yang mencapai Rp10 miliar tahun 2021. Termasuk anggaran penyediaan pakaian dinas atau atribut kelengkapan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang mencapai Rp420 juta.

Gita menjelaskan,  NTB merupakan salah satu tujuan wisata di Indonesia. Terlebih dengan banyaknya event berskala internasional, khususnya MotoGP dan kegiatan lainnya banyak tamu dari luar daerah yang datang berkunjung atau melakukan studi banding ke NTB. Belum lagi, banyak instansi vertikal yang menggelar seminar nasional atau kegiatan di NTB yang meminta bantuan konsumsi pada pemerintah daerah untuk kegiatan yang digelar.

‘’Tamu kita banyak datang dari luar daerah. Teman-teman organisasi, tiba-tiba mengadakan seminar nasional. Mohon bantuan gubernur untuk konsumsi. Untuk jamuan itu tidak gratis. Tetapi dari sanalah anggarannya,”  jelasnya saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur NTB, Sabtu, 14 Mei 2022.

Untuk anggaran pengadaan baju dinas dan atribut lainnya, Sekda menjelaskan, pimpinan daerah memiliki banyak kebutuhan baju dinas, pakaian adat NTB (Sasak, Samawa, Mbojo) harus ada. Termasuk pakaian olahraga dan seragam yang sifatnya dadakan. Sekda mencontohkan, pada kegiatan Pembukaan Latsitarda yang digelar di NTB, Gubernur dan Wakil Gubernur mesti memiliki seragam khusus. Pengadaan seragam khusus ini, tambahnya, diambilkan dari anggaran yang sudah disiapkan.

‘’Bahkan, untuk penutupan Latsitarda, Pak Gubernur mesti ada seragam untuk penutupan,’’ terangnya setelah menerima laporan dari Asisten I Setda NTB Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, di sela wawancara dengan wartawan.

Menurutnya, sekelas Gubernur dan Wakil Gubernur mesti memiliki pakaian dinas yang selalu siap. Beda dengan Sekda NTB atau pimpinan organisasi daerah lainnya yang tidak mesti ganti atau menyesuaikan dengan situasi acara saat menghadiri kegiatan yang digelar.

Untuk diketahui, Komisi I DPRD NTB sudah menanyakan mengenai anggaran rumah tangga kepala daerah pada rapat kerja membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  Gubernur Tahun 2021, bersama Biro Umum Setda NTB, Rabu (11/5) lalu. Di sana terungkap, rincian item anggaran rumah tangga kepala daerah tersebut mulai dari fasilitas kunjungan tamu Rp1.000.937.300, penyediaan kebutuhan rumah tangga gubernur sebesar Rp4.314.974.577, kemudian penyediaan kebutuhan rumah tangga wakil gubernur Rp2.435.953.646, dan penyediaan kebutuhan rumah tangga sekretariat daerah mencapai Rp2.017.189.249. (ham)

Tiitle Ads