Dukung Sirkuit Motocross, Ruas Jalan Desa Lantan akan Diperlebar

0
Lokasi pembangunan jembatan dari Dusun Tanak Embang Desa Selebung menuju Desa Lantan. Tahun ini jembatan tersebut akan dibangun dengan anggaran hampir Rp 11 miliar. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) berencana akan memperlebar ruas jalan Desa Lantan hingga menuju area Sirkuit Internasional Motocross Lantan 459. Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung keberadaan sirkuit motocross tersebut yang tahun ini bakal menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross untuk seri terakhir 2022, November mendatang.

Bahkan, beberapa event motocross direncanakan akan digelar tahun ini juga. Termasuk salah satu seri kejuaraan Asia. “Saat ini lebar jalan akses menuju sirkuit Desa Lantan hanya empat meter. Akan kita tambah dua meter, supaya jadi enam meter,” ungkap Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., kepada wartawan, Rabu, 11 Mei 2022.

Selain itu jembatan penghubung Desa Lantan sepanjanga 60 meter dan lebar 6 meter tahun ini juga akan mulai dikerjakan dengan alokasi anggaran sekitar hampir Rp 10,9 miliar. Dengan begitu, arus kendaraan bisa lebih lancer, sehingga bisa meminimalisir potensi terjadinya kemacetan, pada saat event atau kejuaraan motocross berlangsung nanti.

“Pembenahan infrastruktur pendukung sirkuit motocross ini memang menjadi atensi kita. Baik itu akses jalannya maupun sarana penunjang lainya. Harapanya, dengan dukungan infratruktur yang memadai, keberadaan sirkuit motocross bisa benar-benar maksimal,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, L. Rahardian, pelebaran yang dimaksud bukan menggunakan aspal. Tapi pelebaran menggunakan rabat beton. Mengingat, kondisi anggaran yang masih terbatas.

Pasalnya, kalau pelebaran jalan yang sesungguhnya itu harus dengan pembebasan lahan. Supaya kondisi jalan benar-benar memadai. “Sisi kanan dan kiri jalan kita akan rabat beton dulu, masing-masing satu meter. Di beberapa titik, akan ada pentalutan. Untuk memperkuat struktur jalan,” terangnya.

Pelebaran akses jalan menuju sirkuit motocross Lantan sebelumnya masuk menjadi catatan dari IMI Pusat kepada Pemkab Loteng. Harapanya, bisa segera ditangani. Mengingat, sirkuit motocross Desa Lantan oleh IMI sendiri saat ini tengah diupayakan untuk bisa menggelar kejuaraan motorcross tingkat Asia.

“Untuk bisa menggelar kejuaraan motocross Asia masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi. Terutama soal kesiapaan infratruktur penunjang, seperti akses jalan dari dan menuju sirkuit, perlu diperlebar lagi. Supaya mobilitas tidak terganggu,” sebut Ketua Komisi Motocross FIM Asia, Frans Tanujaya, sebelumnya.

Kalau dari aspek sirkutitnya, bisa dikatakan sudah siap. Kalaupun ada pembenahan, hanya detail-detail kecil saja ditambah beberapa sarana penunjang sirkuit lainnya. (kir)

Tiitle Ads