Dikhawatirkan Meningkat , Jumlah Siswa SMA Sederajat yang Tidak Lulus

0
Purni Susanto (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tengah melakukan rekapitulasi kelulusan siswa SMA sederajat di NTB tahun 2022. Dari data sementara, jumlah siswa SMA sederajat yang tidak lulus cukup signifikan. Dikbud NTB tidak berharap angka ketidaklulusan naik dibandingkan tahun 2021 lalu.

Sub Koordinator Kurikulum Bidang SMA Dinas Dikbud NTB, Purni Susanto pada Rabu, 11 Mei 2022 mengatakan, untuk data siswa yang lulus, pihaknya Dinas Dikbud NTB sedang melakukan rekapitulasi. Ia berharap proses rekapitulasi bisa segera tuntas. Menurutnya, dari laporan sementara dari sekolah, kondisinya agak mengkhawatirkan karnea jumlah siswa yang tidak lulus cukup signifikan.

“Kita tidak berharap angka ketidaklulusan tersebut naik dari tahun lalu yang jumlah siswa tidak lulus tahun lalu lebih dari 200 siswa se-NTB,” ujar Purni.

Purni menjelaskan, sesuai dengan ketentuan kurikulum 2013, siswa yang tidak lulus di kelas akhir wajib mengulang kelas selama satu tahun dan dapat mengikuti ujian kelulusan lagi di tahun berikutnya.

Kelulusan dan ketidaklulusan merupakan hak sepenuhnya masing masing sekolah. Sekolah menetapkannya secara mandiri melalui rapat Dewan Guru yang khusus membahas tentang hal tersebut.

Secara umum, kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkn dengan kriteria, sudah mengikuti dan lulus semua program atau mata pelajaran di sekolah, siswa mendapatkan nilai sikap minimal B, dan telah mengikuti ujian sekolah.

Terkait proses rekapitulasi kelulusan siswa, Purni menyebutkan, sebagian besar sekolah negeri dan swasta sudah melaporkan. “Masih ada sisanya belum melaporkan, sekitar 90-an sekolah yang didominasi sekolah swasta. Kalau berdasarkan data awal calon peserta Ujian Sekolah, peserta yang resmi terdaftar dan masuk dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) Ujian Sekolah sekitar 35.000 siswa,” jelas Purni.

Pengumuman kelulusan kelas XII SMA Sederjat di NTB telah dilaksanakan pada 5 Mei 2022 lalu. Pihak sekolah melaporkan kelulusan siswa ke Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB.

Sebelumnya, pelaksanaan Ujian Sekolah bagi siswa kelas XII jenjang SMA, SMK, dan SLB akan dilaksanakan pada rentang waktu mula 14 Maret 2022 sampai dengan 28 Mei 2022. Untuk tes tulis, sekolah bisa memilih melaksakan tes tulis ujian sekolah secara daring atau luring.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., mengatakan ,Ujian Sekolah dilaksanakan dalam bentuk Ujian Tulis dan Ujian Praktik baik itu berbentuk Portofolio, Penugasan atau bentuk penilaian lain yang sesuai dengan karakteristik Mata pelajaran.

“Ujian Sekolah dilaksanakan sesuai kalender pendidikan pada rentang waktu 14 Maret sampai dengan 28 Mei 2022. Sekolah tidak dibolehkan membuat jadwal ujian di luar jadwal yang ditetapkan pada Kalender Pendidikan,” ujarnya. (ron)

Tiitle Ads