Polda NTB Tetapkan Tersangka, Kasus Penggelapan Dana Nasabah Rp12 Miliar

0
I Putu Gede Ekawana. (Suara NTB/jun)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana nasabah senilai Rp12 miliar di Bank NTB Syariah.

Tersangka berinisial Ps, mantan supervisor kredit non tunai pada Bank NTB Syariah. “Kasus Bank NTB Syariah kita sudah gelar perkara dan penetapan tersangka minggu kemarin,” terang Dirrkrimsus Polda NTB, Kombes Pol I Putu Gede Ekawana, Rabu, 30 Maret 2022. Ekawana mengatakan, pasca gelar perkara dan penetapan status tersangka itu, penyidik langsung mengambil langkah penyitaan sejumlah barang bukti berupa dokumen terkait pada Bank NTB Syariah.

Tersangka Ps akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pekan depan. “Kami rencana panggil terlapor sebagai tersangka minggu depan. Sekarang masih kita buatkan surat panggilannya,” ujar Ekawana. Dalam kasus dugaan penggelapan dana nasabah pada Bank NTB Syariah tersebut, penyidik mengungkap modus tersangka Ps menggelapkan dana nasabah.

Ps mengalihkan uang nasabah ke rekening lain untuk diendapkan. Ketika terjadi komplain baru uang tersebut dikirim kembali, namun memakai uang dari nasabah lain yang juga diendapkan. Dari sejak kejahatan itu dilancarkan mulai 2014-2020, terdata sebanyak 440 nasabah telah jadi korban.

Berdasarkan hasil audit eksternal ditemukan kerugian Rp11 miliar. Sedangkan hasil audit internal penyidik temuan kerugian mencapai Rp12 miliar. “Kita pakai hasil audit yang internal. Saksi ahli dari OJK sudah ada,” pungkasnya. (jun)