Dinas Kominfotik NTB Gelar Rakor OPD Bidang Komunikasi dan Informatika

0
Para peserta Rakor bersama perangkat daerah yang membidangi urusan komunikasi dan informatika dari Kabupaten/Kota se-NTB, Selasa, 29 Maret 2022, di Hotel Grand Sumbawa Kabupaten Sumbawa.(Suara NTB/ist)

Sumbawa (Suara NTB) – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB melaksanakan Rapat Koordinasi bersama perangkat daerah yang membidangi urusan komunikasi dan informatika dari Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat, Selasa, 29 Maret 2022, di Hotel Grand Sumbawa Kabupaten Sumbawa.

Pada rapat tersebut, Kepala Dinas Kominfotik NTB , Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M menjelaskan terkait lima karakter yang harus dibangun di Dinas Kominfotik, yaitu komunikatif, informatif, andal, aman dan optimum.

Dewi Noviany. (Suara NTB/ist)

“Kelima elemen ini harus ada, seperti halnya komunikatif, di Bidang Ilmu Komunikasi Publik (IKP) agar Kepala Bidang IKP untuk dapat dengan para awak media maka diperlukannya elemen komunikatif dan informatif,” jelasnya.

Selain itu, elemen andal berada pada Bidang Statistik yang mengawal salah satu program unggulan dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Program NTB Satu Data di provinsi lain menjadi program sampingan, namun Provinsi NTB menjadikan program Satu Data sebagai program unggulan.

“Di NTB salah satu program unggulan Bang Zul dan Ummi Rohmi adalah NTB Satu Data, mungkin di Provinsi lain satu data dijadikan program sampingan, tetapi di NTB program satu data masuk menjadi program unggulan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, terkait elemen aman, pada Bidang Persandian dan Keamanan Informasi yang memiliki tugas untuk memfasilitasi tanda tangan elektronik dan mengamankan informasi. “Tanda tangan scan itu memiliki nilai keaslian yang tidak sepenuhnya, sementara tanda tangan elektronik menjadi ciri khas dan tidak bisa dipalsukan,” pungkasnya.

Dan yang terakhir adalah elemen optimum, pada Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) memiliki berbagai aplikasi, salah satunya e-sakip yang dapat dimanfaatkan oleh Kabupaten Kota agar nilai sakip seluruh Kab/Kota semakin meningkat.

“Syarat agar sakip bernilai A apabila seluruh kabupaten kota memiliki nilai sakipnya B, caranya adalah harusnya Kabupaten/Kota menggunakan aplikasi e-sakip, ngga perlu buat aplikasi, bisa gunakan yang ada di Diskominfotik NTB dan ini sangat aman untuk digunakan,” jelas Doktor Najam.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang dilakukan oleh Diksominfotik NTB untuk melakukan perjanjian kerja sama dengan seluruh diskominfotik Kab/Kota se-NTB.

“Provinsi tidak bisa berjalan sendiri, pastinya akan bersinergi dengan Kabupaten Kota. Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kepala Dinas Kominfotik NTB beserta jajaran yang telah hadir ke Pulau Sumbawa,” ungkapnya. (r)