Dari 6.000 Kamar Resort Tiga Gili, Baru 200 Kamar Dipesan untuk MotoGP

Mataram (Suara NTB) – Jumlah pesanan kamar saat perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, 18-20 Maret nanti ralatif masih sangat kecil untuk resort-resort yang ada di tiga gili di Kabupaten Lombok Utara. Keadaannya jauh berbanding terbalik dengan hotel-hotel lainnya yang bahkan banyak menolak pesanan.

Ketua Gili Hotel Asosiation (GHA) Kabupaten Lombok Utara, Lalu Kusnawan mengatakan, ada 6.000 kamar resort yang tersebar di tiga gili tersohor di Lombok Utara. Yaitu, Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. “Tidak lebih dari 200 kamar yang sudah mengkonfirmasi dibooking. Artinya sudah ngasi DP (uang muka),” katanya, Kamis, 10 Februari 2022.

Berbicara kesiapan, resort-resort yang ada di Kabupaten Lombok Utara sudah sangat siap menyambut wisatawan. Apalagi, tiga gili ini memang favorit bagi wisatawan asing yang selama ini menjadi destinasi wisata di gili sebagai pilihan kedua wisatawan asing setelah Bali. Lalu Kusnawan mengatakan, dalam rangka menyambut gelaran MotoGP, Kabupaten Lombok Utara tak ketinggalan mempersiapkan diri.

Sehari sebelumnya, sudah dilakukan pertemuan final dengan seluruh stakeholder pariwisata di paling muda di NTB ini. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Dani Charter. “Semua OPD ikut. Dari Kepolisian, Lanal, Syahbandar, Damri, Dikes, dan OPD-OPD terkait lainnya hadir. Khusus untuk tiga gili, kita berkomitmen bahwa semua stakeholders sudah siap menyambut para tamu yang akan menginap di tiga gili. Termasuk dari Koperasi Karya Bahari,” ujarnya.

Transportasi dipastikan sudah siap, aparat juga demikian. Bahkan dari Polres Lombok Utara akan menyiapkan dua tenda kesehatan. Inilah bentuk kesiapan untuk membuat semua pihak meyakini kesiapan NTB sebagai tuan rumah event internasional yang perdana digelar ini. Lanjut soal kesiapan kamar untuk tamu-tamu MotoGP, Kusnawan mengatakan,sudah banyak yang menanyakan kesediaan kamar di tiga gili ini.

Namun tidak bisa dipastikan final memesan. Demikian juga soal tarif kamar. Dimana tidak sedikit pihak yang mengeluhkan tingginya harga kamar hotel di Pulau Lombok jelang MotoGP. Bahkan harganya dianggap gila-gilaan karena naik sampai 200 persen lebih. Namun di tiga gili, lanjut Kusnawan, sampai saat ini tidak memberlakukan harga spesial MotoGP. Bahkan harga yang diberlakukan masih di bawah harga normal.

“Bisa saya jamin, bahwa harga kamar di tiga gili itu masih jauh di bawah harga normal. Walaupun MotoGP. Saya saja jual 900 permalam, plus breakfast. Kita resort yang setara dengan hotel bintang III dan bintang IV,” sebutnya. Pemberlakukan tarif kamar dibawah tarif normal ini, katanya untuk mendukung animo publik menonton MotoGP dan menginap di gili Kabupaten Lombok Utara. Kita terus berupaya mempromosikan kesediaan kamar sewa di gili-gili di Lombok Utara. Kurangnya pesanan kamar ini juga akan disampaikan ke Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah secara tertulis. Untuk kemudian disampaikan ke pusat. (bul)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...