Tiga Jaringan Pengedar Tembakau Gorila Diringkus

0
Satu dari tiga jaringan pengedar tembakau gorila saat diinterogasi polisi, Rabu, 26 Januari 2022.(Suara NTB/jun)

Mataram (Suara NTB) – Tim Opsnal Satnarkoba Polresta Mataram berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintesis atau gorila, Rabu, 26 Januari 2022. Tiga orang berinisial TP (21) AF (27) dan JH (25) diringkus polisi berikut barang bukti 11,18 gram tembakau gorila.

Wakapolresta Mataram, AKBP. Syarif Hidayat dalam konferensi pers di Mapolresta siang kemarin menyampaikan, ini merupakan pengungkapan perdana terkait peredaran tembakau gorila di Kota Mataram. “Ini buah jerih payah tim dan bantuan instansi terkait,” ujarnya.

Pengungkapan ini, lanjut Syarif, berawal dari informasi yang diberikan Bea Cukai. Terkait adanya pengiriman tembakau gorila dari Pulau Jawa. Informasi tersebut langsung diselidiki anggota dengan mengintai penerima paket di sebuah jasa pengiriman yang berada di Jalan Sriwijaya, Mataram. Atas upaya itu tim berhasil meringkus tersangka berinisial TP. “Terhadap pelaku dilakukan pemeriksaan, kemudian diketahui bahwa benar terduga pelaku mengambil paket berisi tembakau sintesis,” jelasnya.

Tak berhenti di sana, Tim Opsnal kemudian bergeser ke rumah TP di Lingkar Permai Tanjung Karang untuk melakukan penggeledahan. Alhasil ditemukan bukti lain berupa alat melinting tembakau gorila. Pengakuan TP, barang tersebut merupakan pesanan dua orang dari Praya, Lombok Tengah (Loteng). “Anggota kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AF dan JH yang memesan barang tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti tembakau gorila dengan berat bruto 11,18 gram serta alat linting dan sejumlah HP. Atas perbuatannya, ketiga jaringan ini langsung digiring ke Mapolresta untuk proses hukum lebih lanjut. Dan ini menjadi kasus ke sembilan yang terungkap selama Januari 2022. “Jadi Januari ini Satnarkoba sudah mengungkap sembilan kasus narkoba, baik itu jenis sabu dan tembakau gorila,” pungkasnya. (jun)