Sejumlah Jabatan Lowong, Satu Kepala OPD Diturunkan Jabatannya Jadi Kabid

0
Bupati Lobar H. Fauzan Khalid melantik pejabat eselon II lingkup Pemkab Lobar, Senin, 24 Januari 2022. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid menepati komitmennya menjatuhkan sanksi terhadap pembantunya yang punya kinerja buruk. Pada mutasi 10 eselon II setingkat, Senin, 22 Januari 2022 salah satu kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang didemosi atau diturunkan jabatannya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  menjadi kepala bidang di dinas terkait. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan digeser menjadi staf ahli.

Sedangkan delapan posisi kepala OPD hanya dirotasi sejajar. Dampak dari mutasi itu, tiga jabatan kepala OPD kosong. Di antaranya, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD dan PSDM), dan Kepala Dispora Lobar.

Dalam prosesi pelantikan itu, tidak dihadiri oleh Wakil Bupati Lobar Hj Sumiatun. Bupati didampingi oleh Sekda Dr. H. Baehaqi. Pelantikan yang berlangsung di aula Kantor Bupati tersebut diawali pembacaan SK Bupati, dilanjutkan prosesi pengambilan sumpah dan janji serta kata-kata pelantikan oleh bupati.

10 jabatan eselon II yang dimutasi di antaranya, H. Maad Adnan sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Untuk sementara jabatan Kepala Dispora kosong. H. M. Fajar Taufik yang sebelumnya menjabat Kadis Koperasi digeser menjadi Kepala Dinas Pariwisata yang sebelumnya dijabat H. Saepul Akhkam. Sedangkan H. Saepul Akhkam dirotasi menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan menggantikan Abdul Manan yang dimutasi sebagai Staf Ahli Bupati.

Berbeda dengan Staf Ahli Bupati, H. Baharuddin Basya dipercaya mengisi jabatan Kepala Disperkim. Sedangkan Kepala Disperkim sebelumnya H. L. Winengan, digeser sebagai Kepala Dinas Pertanian menggantikan H. Muhur Zokhri. Selanjutnya, H. Muhur Zokhri digeser menjadi Kepala Disperindag. H Sabidin yang sebelumnya menjabat Kadisperindag, digeser menjadi Kepala Disnaker. Sementara H. Isnanto Karyawan yang sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol didemosi menjadi kepala bidang di dinas terkait.

Ditemui usai mutasi, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid menegaskan mutasi ini ada 10 jabatan kepala OPD, lebih banyak mutasi sejajar. “Ada satu kepala OPD (kepala Kesbangpol) terkena demosi, ada banyak pertimbangan. Intinya hasil evaluasi kita terkait capaian-capaian program,” tegas Bupati didampingi Sekda. Terkait staf ahli yang digeser menjadi kepala OPD, menurut Fauzan karena hasil evaluasi juga. “Itu kadis ke staf ahli, kemudian staf ahli ke kepala OPD itu, sejajar. Karena eselonnya sama,” tegas dia.

Untuk itu, bupati mengajak semua pihak memberikan dedikasi yang terbaik untuk Lobar. Begitu juga kepala OPD segera melakukan konsolidasi, bergerak cepat dan melakukan inovasi. Diakuinya, yang menjadi salah satu kelemahan OPD adalah sering sekali hanya mengerjakan program yang ada, dengan melihat uang yang ada, tanpa berinovasi dan berkreasi. “Salah satu kelemahan kita, hanya mengerjakan program yang ada saja, dengan uang yang ada, tanpa inovasi dan kreasi,” tegas Fauzan, seraya mengharapkan kolaborasi dan kekompakan antar-OPD, lebih-lebih sebentar lagi ada event dunia MotoGP yang butuh sinergi dan kolaborasi. (her)