Ruas Jalan Provinsi di Sekotong Perlu Diatensi

0
Kondisi ruas jalan provinsi penghubung antara Lombok Barat dengan Loteng di Buwun Mas Sekotong, Lobar ini, rusak.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemprov NTB didesak segera mengatensi ruas jalan provinsi yang menghubungkan antara Lombok Barat dengan Lombok Tengah  di daerah Buwun Mas  Kecamatan Sekotong tembus ke daerah Loteng.  Infrastruktur ini sangat vital karena menjadi daya dukung aksesibilitas perhelatan MotoGP nanti.

Di samping kondisi jalan itu sempit, ruas jalan di sepanjang perbatasan dari Lobar menuju Loteng tersebut rusak parah. Kades Buwun Mas, Rochidi mengatakan,  ruas jalan itu merupakan jalan provinsi yang dinamakan jalan lingkar Pulau Lombok. Mulai dari Desa Pelangan, Mekaki, tembus Buwun Mas hingga Loteng. “Tapi kondisi jalan dari ruas Rangking hingga ke Loteng itu rusak, hanya pernah dibangun. Tapi puluhan tahun tidak pernah diperbaiki,’’ kata Rochidi, Senin, 24 Januari 2022.

Dikatakan kondisi jalan rusak parah akibat tidak pernah diperbaiki. Kondisi jalan tak memiliki drainase juga salah satu pemicu banjir. Bahkan kiriman banjir di Buwun Mas itu berasal dari daerah itu. “Panjang jalan itu 20 kilometer lebih, itu status jalan provinsi. Otomatis itu tanggungjawab pak Gubernur,” tegas dia. Pihaknya bersama Pemkab berkali-kali mengajukan untuk perbaikan. Lebih-lebih bulan Maret ada MotoGP, kalau jalan itu tidak ditangani maka akan menampar muka daerah sendiri. “Karena ini jalan penghubung Kabupaten antara Lobar dengan Loteng,” sebut dia.

Apalagi kalau melihat strategisnya jalan ini untuk mengangkut kelengkapan MotoGP jauh lebih mudah dan dekat. Sehingga lebih cepat. Namun dengan kondisi jalan saat ini dipastikan tidak bisa. Karena itu ia mendesak jalan itu diperbaiki. “Harus segera diperbaiki, karena mau MotoGP ini,” ujarnya. Karena PUPR sudah turun ke jembatan putus di daerah itu, sehingga atas dasar itulah diminta agar ditangani menyeluruh. Untuk jembatan putus akan ditangani mulai bulan Maret, begitupula sungai akan ditangani BWS.

Jalan penghubung antar kabupaten itu sendiri dilalui warga. Meskipun kondisinya rusak parah. Warga dari Loteng, di saat hari pasaran turun lewat jalan itu ke Buwun Mas. Begitu pula warga Buwun Mas disaat hari pasaran pergi ke Loteng melalui jalan itu. (her)