Pemprov Investasi Rp4 Miliar, Kontribusi PAD dari NTB Mall Nol Rupiah

0
NTB Mall. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Sejak tahun 2019 lalu, Pemprov NTB berinvestasi membangun NTB Mall. Nilai investasi yang masuk sebesar Rp4 miliaran sampai tahun ini. Namun tak serupiahpun keuntungan bisnisnya kembali masuk ke kas daerah. Berturut – turut DIPA untuk NTB Mall, Rp1.830.077.200 tahun 2019. Rp1.105.000.000 2020. Dan Rp1.083.699.900 tahun 2022 ini. sejumlah pihak sudah mepertanyakan, ke mana keuntungan NTB Mall sampai saat ini? ada juga yang menyorot tingginya ongkos untuk menggaji karyawan NTB Mall dibawah komando H. Ricky Hartono.

Diketahui, NTB Mall adalah mallnya produk-produk UKM lokal. NTB Mall berada di bawah koordinasi Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Ada beragam produk yang dijual di NTB Mall. Diantaranya dari produk fashion UKM lokal, kuliner, makanan, minuman dan kriya. Akhir tahun 2021, NTB Mall bahkan sudah melakukan ekspor 39.000 pcs ketak ke Arab Saudi. Setelah dibantu fasilitasi oleh Bank Indonesia.

NTB Mall adalah wadah penjualan produk lokal. Pemasarannya secara online dan offline. Untuk pemasaran online, posisinya berada di ujung timur kantor Dinas Perdagangan Provinsi NTB di Jalan Langko Mataram. Penjualan terbesar produk-produk UKM NTB salah satunya dorongan dari Bank Indonesia kepada perbankan di Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi NTB terkait bela beli produk lokal.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB, Amri Rahman ditanyakan soal ini menejlaskan, hingga tahun 2021 ini, pemerintah daerah belum menargetkan penerimaan daerah dari NTB Mall sebagai unit pelayanan perdagangan di Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Sampai saat ini, pemerintah daerah membijaksanai NTB Mall untuk melakukan pembinaan-pembinaan kepada para pelaku UKKM di NTB.

“NTB Mall masih menjalankan fungsi pembinaan dan fasilitasi promosi produk UKM/UMKM yang baru tumbuh, berkembang. Sehingga pelaku UKM/UMKM tersebut belum dikenakan kewajiban untuk membayar jasa  pelayanan dari NTB Mall tersebut,” terangnya. Dengan demikian, manfaat NTB Mall dapat dirasakan atau diterima langsung oleh UKM/UMKM untuk peningkatan pendapatan pelaku ekonomi.

Amri menambahkan, Pemprov NTB menargetkan, NTB Mall dapat berkontribusi kepada PAD NTB pada semester I tahun 2022 ini. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dr. H. Fathurrahman, M. Si menyampaikan, kegiatan usaha di NTB Mall terus berjalan. Bahkan tahun ini terjadi kerjasama antara NTB Mall dengan Bank NTB Syariah. Anggaran-anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah daerah dalam beberapa kali untuk NTB Mall ini, lanjut kepala dinas, dialokasikan untuk kegiatan operasional. Pelatihan, fasilitas IT, hingga gaji karyawan.

Tahun ini NTB Mall akan dirubah kembali menjadi badan hukum koperasi. Anggotanya seluruh pegawai Dinas Perdagangan Provinsi NTB. dengan menjadi koperasi, NTB Mall akan lebih leluasa menjalankan usahanya. Termasuk menjadi eksportir. (bul)