Kompetisi Piala Soeratin Diundur

0
H. Mori Hanafi. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB)  – Kompetisi sepak bola Piala Soeratin yang dijadwalkan akan dilaksanakan secara serentak di GOR 17 Desember Turide Mataram 11 Januari  2022 ternyata  harus diundur hingga tanggal 18 Januari. Pengunduran jadwal kompetisi  Piala Soeratin ini dikarenakan salah satu peserta mengundurkan diri.

“Kompetisi sepak bola Piala Soeratin diundur karena  ada satu peserta yang mengundurkan diri, yakni tim PS Selera,” ucap Ketua Umum Asprov PSSI NTB, H. Mori Hanafi yang dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, Selasa, 11 Januari 2022.

Mori tidak membeberkan secara  lengkap alasan tim PS Selera mengundurkan diri dari kompetisi tersebut, karena hal tersebut solat teknis. Namun demikian ia menegaskan bahwa diundurnya jadwal kompetisi sepak bola Piala Soeratin dikarenakan ada peserta mengundurkan diri, sehingga pihak panitia harus menyusun ulang jadwal kompetisi tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak Asprov PSSI NTB menjadwalkan turnamen sepak bola Piala Soeratin NTB  tanggal 11 Januari. Rencananya, turnamen sepak bola yang mempertandingkan kategori U-13 tahun, U-15 tahun dan U-17 tahun ini akan melibatkan puluhan tim yang tersebar di 10  kabupaten/kota NTB.

Kompetisi sepak bola Soeratin Cup yang di gelar Asprov PSSI NTB merupakan event bersekala regional NTB. Event itu melibatkan klub-klub  terbaik asal 10 kabupaten/kota di NTB. Skema pertandingan Piala Suratin NTB sudah disusun tahun ini, pihaknya tinggal melaksanakan saja.

Dalam kompetisi Piala Suratin. Untuk kelompok U-17 tahun pesertanya melibatkan anggota Asprov  PSSI NTB dan calon anggota Asprov PSSI. Untuk  Piala Soeratin U-17 melibatkan 17 tim dari kabupaten/kota. Selanjutnya, pertandingan Piala Soeratin U-15 akan melibatkan 16 tim dan U-13 melibatkan 12 tim. Dan piala Soeratin U-15 dan U-13, pesertanya berasal klub anggota atau calon anggota Asprov PSSI NTB. Serta SSB yang sudah terafiliasi dan datanya sudah ada di Asprov PSSI.

Pertandingan untuk tiga kelompok usia ini akan berlangsung secara serentak. Namun untuk teknis pelaksanaan belum dapat beberkan oleh Mori pasalnya terkait hal teknis pertandingan ia menyerahkan seluruhnya kepada perangkat pertandingan. (fan)