Pemerintah Desa Lingkar Mandalika Harus Menyambut MotoGP

0
Ilustrasi MotoGP (maxpixel)

Mataram (Suara NTB) – Event balap MotoGP adalah momentum yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Karena itulah semua pihak saat ini sedang berupaya mendukung perhelatan tersebut dengan program yang ada di masing-masing instansi.

Bagi desa-desa di lingkar Mandalika diharapkan ikut berpartisipasi aktif dalam menyambut MotoGP, salah satunya dengan cara memanfaatkan dana desa yang dimilikinya untuk meningkatkan kapasitas UMKM. Dengan peningkatan kapasitas UMKM, mereka akan dapat menjual aneka produk unggulan kepada puluhan ribu tamu yang datang ke Mandalika saat even berlangsung.

“Dana-dana desa ini harus betul-betul bisa produktif digunakan untuk kegiatan masyarakat sekitar. Apa yang bisa dilakukan dengan dana ini untuk bagaimana mendorong kemaslahatan, produktifitas masyarakat di sini dalam rangka meningkatkan ekonomi desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB Dr. Ashari kepada Suara NTB Jumat, 7 Januari 2022.

Ashari mengatakan, dengan adanya MotoGP ini, pelaku usaha di desa-desa lingkar Mandalika harus memiliki produktifitas dan daya saing, tentunya dengan dorongan pemerintah desa, pemerintah daerah dan pusat. Sebab ada banyak produk UMKM yang layak dijual.

“Produk UKM nya apa saja harus dijual nanti saat even berlangsung. Sedang kita koordinasi dan fasilitasi, “ ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, ia akan turun ke desa-desa lingkar Mandalika untuk memberi dorongan, arahan dan meminta masukan dari mereka. Apa saja program yang bisa disinergikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui even olahraga dunia ini. Ia mengaku sedang berupaya melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata untuk melakukan kolaborasi program.

“Setiap BUMDes yang ada di desa-desa lingkar Mandalika memang harus bergerak. Inventarisir produk UMKM apa saja yang akan dimunculkan oleh masing-masing desa penyangga.  Di sini, BUMDes memiliki peran yang besar,” ujarnya.

Ashari bertutur, pada Kamis, 6 Januari 2022 lalu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB mengumpulkan semua pimpinan OPD dalam rangka mempersiapkan program menjelang MotoGP bulan Maret 2022 nanti. Setiap OPD harus bergerak sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Termasuk kami di Dinas Desa, program dari kami akan memprioritaskan di sana juga. Misalnya mesin pencacah sampah kita prioritaskan di desa-desa lingkar Mandalika, itu bentuk dukungan kita yang ril,” tutupnya.(ris)