2022, Pengangkatan 1 Juta Tenaga PPPK Guru Ditargetkan Tuntas

Iwan Syahril

Praya (Suara NTB) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Penelitian (Kemendibud-Ristek) menargetkan pengangkatan 1 juta tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tuntas tahun 2022 mendatang. Di mana tahun ini ada sekitar 500 ribu formasi tenaga PPPK guru yang disiapkan seluruh Indonesia. Sisanya baru akan diselesaikan tahun depan.

Demikian ditegaskan Dirjen. Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendibud-Ristek, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., saat meninjau sekolah dampingan program INOVASI – Lembaga kerjasama Australia-Indonesia, Kamis, 7 Oktober 2021.

Iklan

Ia menjelaskan, pengangkatan tenaga PPPK guru merupakan terobosan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam menjawab persoalan kekurangan guru di Indonesia yang tidak mampu diatasi melalui pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sekaligus menuntaskan persoalan tenaga honor khususnya guru.

Di mana setelah dilakukan inventarisir, dibutuhkan setidaknya 1 juta guru untuk menutupi kekurangan guru yang ada. Sehingga diputuskan, pengangkatan tenaga PPPK disiapkan khusus bagi para guru honorer.

‘’Melalui pengangkatan tenaga PPPK guru ini, selain mengatasi kekurangan guru sekaligus menyelesaikan persoalan guru honorer yang tidak tidak kunjung tuntas. Jadi guru-guru honor yang ada bisa mendapat kejelasan status kepegawaianya yang mungkin tidak bisa diselesaikan melalui pengangakatan PNS,’’ terangnya.

Pihaknya awalnya berharap pengangkatan tenaga PPPK guru bisa selesai dalam satu tahun. Sehingga pemerintah daerah diberikan keleluasaan untuk mengusulkan formasi tenaga PPPK guru sebanyak mungkin, sesuai kekurangan guru. Hanya saja karena beberapa persoalan, pengangkatan tenaga PPPK guru ditargetkan baru bisa selesai tahun 2022 mendatang. Karena justru formasi yang tersedia tahun ini hanya setengah dari target pengangakatan tenaga PPPK guru.

‘’Setengahnya kita selesaikan tahun ini. Setengahnya lagi tahun depan,’’ imbuh Syahril. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah daerah yang mungkin masih agak ragu-ragu dengan pengangkatan tenaga PPPK guru ini, bisa mengusulkan kembali kebutuhan tenaga PPPK guru tahun depan. Agar formasi  1 juta tenaga PPPK guru bisa terpenuhi.

Karena bersipat khusus, pengangkatan tenaga PPPK guru tersebut juga sedikit berbeda dengan pengangkatan PNS. Di mana guru honor yang memenuhi syarat untuk ikut seleksi tenaga PPPK guru diberikan kesempatan sampai tiga kali untuk mengikuti tahapan seleksi. Itu semua agar guru-guru honor punya kesempatan yang besar untuk bisa diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tenaga PPPK guru ini statusnya sama seperti PNS. Hanya pola pengangkatan saja yang berbeda,” pungkasnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional