Tim Gabungan Bakar 43 Unit Gubuk dan Semprot Tanaman Jagung

0
Gubuk milik petani jagung di dalam kawasan hutan yang dibakar tim gabungan, Kamis, 22 Desember 2021.(Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) – Tim gabungan dari Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Maria Donggomasa bersama aparat TNI/Polri melakukan patroli dengan sasaran area perambahan di kawasan hutan di Lingkungan Kabanta Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Kamis, 23 Desember 2021.

Kepala BKPH Maria Donggomasa, Ahyar S.Hut, mengatakan langkah patroli sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda Kota Bima, yakni tidak diperbolehkan lagi ada kegiatan perambahan dan penanaman jagung dalam kawasan hutan.

“Langkah ini juga senada dengan penegasan pimpinan kami, Kadis LHK Provinsi NTB terkait pelarangan tanam jagung dalam kawasan hutan,” ujarnya.

Menurut dia, dari patroli yang melibatkan 37 orang dari unsur BPKH Kodim 1608 Bima, Kompi Senapan A Rajawali dan Polres Bima Kota tersebut, pihaknya membongkar dan membakar 43 unit gubuk yang dibangun oleh warga dalam area kawasan hutan. “Selain itu juga menyemprot tanaman 4 petak lahan yang dirambah dan telah ditanami jagung,” ujarnya.

Ahyar menambahkan patroli penindakan tersebut diambil setelah dilakukan pembinaan dan beberapa kali teguran lisan maupu tertulis. Ia memastikan patroli gabungan akan dilakukan lagi jika masyarakat masih bandel. “Kami berharap dengan tindakan ini dapat memberikan efek jera bagi para perambah baik di Kabanta maupun tempat lain,” harapnya. (uki)