Dampak Gelaran WSBK, Investor Rencanakan Bangun Mal di KEK Mandalika

0
Event WSBK, bulan November lalu memberikan dampak positif bagi pengembangan investasi ke depan. Banyak investor tertarik untuk berinvestasi di NTB. (Suara NTB/ant/bali post)

Mataram (Suara NTB) – Suksesnya gelaran event balap dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 19 – 21 November lalu berdampak terhadap minat investor menanamkan investasinya di NTB. Salah satunya, ada investor yang berencana membangun mal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Dampak gelaran WSBK sudah banyak orang-orang (investor) menanyakan. Ada orang berencana bangun mal di sekitar Kuta Mandalika karena untuk berinvestasi,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Ir. Mohammad Rum, M.T., dikonfirmasi di Mataram, Kamis, 9 Desember 2021.

Rum menjelaskan KEK Mandalika menjadi magnet investasi di NTB. Investor bukan hanya tertarik berinvestasi di dalam kawasan. Tetapi juga banyak yang bertanya apakah tersedia lahan untuk berinvestasi di luar KEK Mandalika.

“Saya bilang masih ada. Karena secara tata ruangnya di luar KEK peruntukannya untuk pariwisata.  Jadi masih terbuka untuk investor. Silakan membangun hotel atau resort, bisa,” ujar Rum.

Selain itu, Rum juga mengatakan ada investor yang melirik pulau-pulau kecil yang berada di Lombok Timur bagian utara seperti Gili Lampu dan Gili Petagan. Dituturkan ada investor yang berencana membangun resort dan hotel di sana.

Termasuk juga kata Rum, ada investor yang siap  menjalin komunikasi dengan maskapai penerbangan di Abu Dhabi. Mereka siap menawarkan pembukaan rute penerbangan langsung atau direct flight Abu Dhabi – Lombok. “Sangat positif dampak dari gelaran World Superbike kemarin,” ungkapnya.

Melihat sinyal positif investasi dampak dari gelaran WSBK Mandalika, tahun 2022, Pemprov NTB menargetkan realisasi investasi sebesar Rp15 triliun. Rum mengaku optimis target tersebut akan tercapai.

Pasalnya, NTB akan menjadi tuan rumah gelaran sejumlah event internasional tahun depan. Seperti tes pramusim MotoGP pada bulan Februari. Kemudian gelaran MotoGP pada 20 Maret 2022. Selain itu, WSBK pada bulan November. Serta Idemitsu Asia Talent Cup (IATC). NTB juga akan menjadi tuan rumah gelaran balap motocross dunia atau MXGP pada Juni 2022.

Selain investasi di KEK Mandalika, mulai 2022 juga dibangun smelter di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), eksplorasi tambang milik PT. Sumbawa Timur Mining (STM) di Dompu dan sejumlah proyek energi baru terbarukan (EBT).

Sedangkan tahun 2021, realisasi investasi di NTB sampai triwulan III telah mencapai Rp9 triliun. Rum mengatakan optimis target realisasi sebesar Rp12 triliun mencapai target sampai akhir 2021. “Kita masih kejar tinggal Rp3 triliun. Realisasi sebesar Rp9 triliun itu belum termasuk investasi di ITDC. Karena mereka belum melaporkan,” tandasnya. (nas)