Pengamanan MotoGP Disiapkan Lebih Detail

0
Suasana pengamanan WSBK Mandalika Minggu, 21 November 2021. Polda NTB menyiapkan pengamanan maksimal pengamanan MotoGP Mandalika 2022.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB mulai menyiapkan rangkaian persiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2022. Balapan motor paling bergengsi ini memerlukan pengamanan yang maksimal. Persiapannya digenjot dengan perencanaan yang lebih mendetil.

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni menjelaskan, persiapan pengamanan ini dengan lebih menguatkan koordinasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Mandalika International Street Circuit. Serta Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor balapan.

“Hampir sama persiapan kita dengan WSBK (World Superbike). Harusnya untuk MotoGP bisa lebih bagus lagi karena kita sudah tahu kekurangan kita di mana. Yang penting pihak internal ITDC dan MGPA lebih proaktif. Intinya harus bersama-sama,” jelasnya, Senin, 6 Desember 2021.

Evaluasi pengamanan WSBK dalam Operasi Mandalika Rinjani 2021 menyisakan sejumlah catatan. Khususnya mengenai transportasi penonton menuju area sirkuit. Kemudian akses area pengamanan ring satu dan ring dua.

“Kita buatkan pengamanan sedetil mungkin, beberapa kelemahan kita perbaiki dan sempurnakan. Di event MotoGP kita ingin semuanya lebih terkoordinir. Memang kita di ring luar tapi kalau yang di dalam tidak siap, semua bisa kerepotan,” paparnya.

Untuk membuat pengamanan yang detil tersebut, Polda NTB akan menggelar sejumlah grup diskusi terfokus untuk berbelanja masalah. Selanjutnya menggelar gladi kotor melalui tactical floor game, lalu gladi bersih dalam simulasi pengamanan, dan gelar pasukan.

“Dari awal kita kumpulkan informasi yang valid. Misalnya, berapa tiket yang terjual, yang VVIP berapa, daya tampung parkir berapa, kemudian stiker kendaraan yang beredar seperti apa sehingga di lapangan tidak ada keraguan dalam bertindak,” tandas Imam.

Dalam Operasi Mandalika Rinjani 2021 pengamanan IATC dan WSBK 12-21 November lalu, dilibatkan 2.058 personel Polda NTB dan jajaran, 300 personel TNI, 465 personel gabungan, 408 personel Mabes Polri.

Operasi ini didukung dua unit kapal dan satu unit helikopter Korpolairud Baharkam Polri, 35 unit kendaraan roda dua dan 24 unit kendaraan roda empat Korlantas Polri, 16 kendaraan taktis Brimob, 19 ekor anjing pelacak K-9 Korsabhara Baharkam Polri.

Kemudian dua unit mobil pusat komando Divisi TIK Polri, 13 kendaraan khusus Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, lima tim jibom dan lima tim operator pesawat nirawak atau drone Korbrimob Polri. Pengamanan meliputi enam bukit, empat hotel, lima pantai, dan titik krusial kawasan Mandalika. (why)

Tiitle Ads