Mayat Bayi Ditemukan di Parit

0
Polisi tengah melakukan olah TKP kasus penemuan mayat bayi di saluran air Desa Darmaji, Jumat, 26 November 2021. Mayat bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Praya untuk dilakukan visum.(Suara NTB/ist)
ads top adsamman

Praya (Suara NTB) – Jumat, 26 November 2021, warga Desa Darmaji Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng) dibuat heboh oleh penemuan mayat bayi di parit atau saluran air desa setempat. Mayat bayi yang diperkirakan baru dilahirkan tersebut ditemukan dalam kondisi mengapung, dengan tali pusar masih menempel. Polisi pun kini masih menyelidikan pelaku pembuangan bayi tersebut.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi, S.H., mengatakan, penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 wita. Ditemukan secara tidak sengaja oleh Muazim, petugas penjaga pintu air saluran irigasi desa setempat. Bermula saat saksi mata hendak membuka pintu air I dan II.

Namun begitu turun, saksi kaget bukan main begitu melihat ada tubuh bayi tengah terapung tertambat didekat pintu saluran air. Ia kemudian meminta bantuan Saharudin yang tengah memancing tidak jauh dari lokasi kejadian, untuk mengevakuasi mayat bayi malang tersebut.

Cerita penemuan mayat itupun langsung menyebar dalam waktu singkat. Warga sekitar yang penasaran, berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Begitu pula aparat kepolisian yang mendapat laporan, langsung datang beberapa saat kemudian. Dan, bersama warga langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut.

“Saat ditemukan tali pusat mayat bayi masih utuh. Dengan tubuh bayi tanpa mengenakan pakaian,” sebut Suherdi. Begitu berhasil diangkat mayat bayi tersebut langsung dibungkus kain untuk kemudian dibawa ke RSUD Praya, untuk divisum. Guna menyelidikan ada tanda-tanda kekerangan ditubuh korban.

Untuk keperluan penyelidikan, polisi juga sudah meminta ketengan beberapa saksi. Termasuk dua orang saksi awal. Harapannya, kasus tersebut bisa terungkap dan pelaku pembuangan bayi tersebut bisa segera ditangkap. “Kasusnya masih kita selidiki,” tegas mantan Kasat Lantas Polres Loteng ini. (kir)