Sambut MotoGP, Hiswana Migas Dorong Anggotanya Siapkan Toilet Representatif di SPBU

Mataram (Suara NTB) – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi NTB, I Komang Gandhi meminta kepada seluruh anggotanya, terutama pengusaha SPBU untuk menyiapkan toilet yang representatif. Hal ini ditekankan agar konsumen mendapatkan pelayanan terbaik. Lebih lagi NTB adalah destinasi wisata perioritas yang baru usai menyelenggarakan event balap motor internasional, IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika.

Mata dunia sedang tertuju ke Lombok, NTB. tahun 2022 pada Bulan Maret, Lombok kembali akan menjadi tuan rumah MotoGP. Puluhan bahkan ratusan ribu wisatawan dari berbagai negara akan datang ke Lombok. Karena itu, ia sudah meminta kepada pengusaha SPBU untuk menyediakan toilet yang rapi dan bersih. Sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik.

Pada bagian lain, sebelumnya beredar video Menteri BUMN, Erick Tohir melakukan sidak ke toilet salah satu SPBU. Dalam sidak tersebut, nampak Menteri Erick dongkol lantaran SPBU tersebut memberlakukan tarif kepada pengguna toilet. Menurut menteri, harusnya konsumen diberikan pelayanan tambahan (toilet), tanpa harus bayar. Cukup mereka membeli BBM saat ke SPBU. Apalagi bagi SPBU-SPBU yang menyediakan toko kelontong. Artinya sudah cukup konsumen ditarik uangnya. Tidak boleh lagi dikenakan beban untuk penggunaan toilet. Menteri Erick juga meminta kepada Pertamina untuk mengevaluasi pelayanan SPBU.

Gandhi juga menegaskan, baik di Pulau Lombok,maupun di Pulau Sumbawa, tidak satupun dijumpai adanya pengusaha SPBU yang memberlakukan toilet berbayar.

“Tidak ada di NTB, kalau di Pulau Jawa, mungkin ada yang begitu. Kita sudah cek juga,” katanya. Terpisah, Aria Aditya, Sales Manager Wilayah Lombok PT. Pertamina (Persero) mengatakan, sudah mengingatkan langsung kepada seluruh pelaku usaha SPBU yang ada di Pulau Lombok untuk mentaati instruksi Menteri BUMN.

Menurut Aria, sejauh yang diketahuinya. Untuk SPBU-SPBU yang ada di Pulau Lombok, belum ditemukan satupun SPBU yang memberlakukan tarif atas jasa toilet yang disiapkan kepada konsumen. “Kalau SPBU di Lombok tidak ada yang memberlakukan tolite bayar. Kita sudah ingatkan teman-teman SPBU jangan sampai ada yang seperti itu. Kalau ada, kita siapkan teguran,” ujarnya.

Untuk memastikan komitmen pengusaha SPBU memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Menurut Aria, pihaknya juga siap menerima pengaduan dari masyarakat. Bilamana, ditemukan adanya toilet berbayar,” jelas Aria. (bul)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah...

0
Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu seluas 22,3 are di jalan lingkar utara Karijawa Dompu diduga hendak diserobot warga. Sejumlah...

Latest Posts

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah Uruk di Lahan PDAM

Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten...

Pemprov NTB Dorong Peningkatan Waktu Kunjungan ke Gili Trawangan

Mataram (Suara NTB) – Tak cukup sehari dua hari,...

Polisi Tembak Tersangka Perampok dan Pemerkosa

Selong (Suara NTB) - Satuan Reskrim Polres Lombok Timur...

Triathlon Ironman 70.3, Diikuti Ribuan Peserta dari 32 Negara

Giri Menang (Suara NTB) - Perhelatan Triathlon Ironman internasional...

Lima Kapal Pesiar Dijadwalkan Singgah di Gili Mas

Giri Menang (Suara NTB) - Lima kapal pesiar dijadwalkan...