Jelang Akhir Tahun, Serapan Fisik dan Anggaran Masih di Bawah 60 persen

Giri Menang (Suara NTB) – Serapan fisik dan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lombok Barat (Lobar) masih di bawah 50 persen. Keberadaan OPD ini pun masih pada zona merah atau rapor merah dari sisi serapan.

Permintaan ini disampaikan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam rapat pimpinan (rapim)  yang dipimpin langsung Bupati Lobar, Kamis, 25 November 2021. Hadir pada rapim ini Wabup Hj. Sumiatun, Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Lobar.

Usai rapim, Sekda Lobar H. Baehaqi mengatakan dari 42 OPD dan kecamatan, baru dua OPD yang serapannya di atas 90 persen, dan 5 OPD masih di bawah 60 Persen. “Tentu yang belum mencapai target (jauh dari target) harus mengejar dengan batas waktu, di mana waktu efektif tinggal belasan hari lagi sebelum anggaran tahun 2021 berakhir,” tegasnya, Kamis, 25 November 2021.

Menurutnya, beberapa OPD yang masih rendah tinggal melengkapi laporan realisasi, karena program sudah dilaksanankan.  Untuk mendorong OPD yang masih rendah serapannya ini, pihaknya meminta agar semua kelas bidang di masing-masing OPD berkoordinasi dengan kepala OPD supaya program yang belum selesai bila perlu dilebur saja dan kepala OPD terkait terus berkoordinasi dengan para asisten.

Sekda juga meminta para asisten sesuai dengan rumpun OPD melakukan langkah-langkah strategis untuk percepatan, apakah serapan ini menjadi salah satu item yang masuk evaluasi kinerja kepala OPD atau tidak.

Sementara itu, Asisten II Setda Lobar Rusditah mengatakan dari 42 OPD dan kecamatan, terdapat dua OPD yang sudah mencapai di atas 90 Persen seperti Dinas Perhubungan dan Kecamatan Gunungsari, sedangkan 35 OPD yang masih kisaran 70-80 persen. “Sedangkan lima OPD memang masih di bawah 60 persen, seperti Dinas Kominfo, Dinas Tenaga kerja, Dispar, Disperkim,” sebut dia.

Langkah selanjutnya, sesuai dengan instruksi Sekda meminta Asisten melakukan upaya-upaya percepatan. Pihaknya sudah melakukan upaya berkoordinasi dengan kepala OPD di bawah koordinasinya.

Di samping dilakukan percepatan melalui para asisten, bupati dan Sekda juga mengarahkan semua kepala OPD mengumpulkan sekretaris, kepala bidang, kepala seksi untuk melakukan langkah strategis mempercepat realisasi. ‘’Kemudian dalam waktu seminggu, tanggal 1 atau 2 Desember capaian ini dievaluasi lagi,’’ tegasnya. (her)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah...

0
Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu seluas 22,3 are di jalan lingkar utara Karijawa Dompu diduga hendak diserobot warga. Sejumlah...

Latest Posts

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah Uruk di Lahan PDAM

Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten...

Pemprov NTB Dorong Peningkatan Waktu Kunjungan ke Gili Trawangan

Mataram (Suara NTB) – Tak cukup sehari dua hari,...

Polisi Tembak Tersangka Perampok dan Pemerkosa

Selong (Suara NTB) - Satuan Reskrim Polres Lombok Timur...

Triathlon Ironman 70.3, Diikuti Ribuan Peserta dari 32 Negara

Giri Menang (Suara NTB) - Perhelatan Triathlon Ironman internasional...

Lima Kapal Pesiar Dijadwalkan Singgah di Gili Mas

Giri Menang (Suara NTB) - Lima kapal pesiar dijadwalkan...