Evaluasi Pasca WSBK, Tertibkan Tarif Akomodasi dan Transportasi, Percepat Umumkan Harga Tiket MotoGP

Mataram (Suara NTB) – Lombok sudah sukses menjadi tuan rumah event internasional balap motor IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika, 19-21 November 2021. Meski suksesi ini diacungi jempol, masih perlu dilakukan pembenahan/evaluasi di beberapa sisi di luar penyelenggaraan.

Yang patut menjadi perhatian terutama sekali soal melonjaknya harga sewa kendaraan, maupun tarif hotel. Ketua Jaringan Pengusaha Nasional Indonesia (Japnas) NTB, Agus Ariana dan Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB, Muhammad Sahlan yang menyoroti sisi itu. Agus Ariana sendiri menyebut, minimal kenaikan akomodasi dan transportasi saat ini satu kali lipat dari harga biasanya. Jelang dan saat berlangsungnya WSBK.

Ia mencontohkan, untuk hotel misalnya. Baik di Kabupaten Lombok Tengah, maupun di Kota Mataram, terjadi kenaikan harga cukup tinggi. Dari yang normal harganya Rp800.000 hingga Rp900.000 per kamar per malam, naik menjadi Rp2 juta. “Meskipun ada satu dua hotel yang menaikkan tarif sebatas harga normal,” jelas pemilik salah satu hotel di Kota Mataram ini.

Agus Ariana menyebut, jangan sampai, fenomena ini menjadi citra tidak baik bagi Lombok di luaran. “Kalaupun dinaikkan, menurut saya sewajarnya saja. Karena dampaknya besar bagi kita nanti kalau image Lombok menjadi sangat mahal,” imbuhnya. Demikian juga soal transportasi angkutan sewa khusus. Misalnya untuk kendaraan-kendaraan mewah seperti Alphard. Juga terjadi kenaikan harga gila-gilaan. Dari yang biasa Rp4 juta perhari, naik menjadi Rp8 juta perhari. Jika dihitung-hitung kenaikan signifikan tarif sewa transportasi ini, maka terjadi pembengkakan harga yang cukup tinggi disiapkan oleh penonton WSBK.

Dimakluminya, untuk kendaraan-kendaraan mewah yang disewakan khusus ini, karena keterbatasan ketersediaan di Lombok, pengusaha mendatangkannya dari luar. Umumnya dari Bali. Memang otomatis terjadi kenaikan tarif bila biaya operasionalnya besar. “Tamu-tamu mengeluh, mahalnya harga sewa kamar hotel dan angkutan sewa khusus ini. seharusnya dipikirkan jangka panjangnya,” ujarnya.

Agus Ariana menambahkan, pemerintah perlu mengatur besaran batas atas kenaikan tarif akomodasi dan transportasi, sebelum Lombok menjadi tuan rumah balap motor internasional MotoGP, pada awal tahun 2022 mendatang.

“Menaikkan tarif sah-sah saja. Berlaku hukum pasar. Namun perlu dipertimbangkan jangka panjangnya. Karena itu, mungkin pemerintah bisa mengatur batas atas batas bawah tarifnya ke depan,” demikian usulannya. Hal senada disampaikan Ketua Astindo NTB, Muhammad Sahlan. Kepada Suara NTB, menurutnya tamu-tamu juga mengeluhkan mahalnya harga sewa hotel dan tingginya harga sewa kendaraan.

Meskipun tamu tetap antusias menyambut penyelenggaraan balap motor internasional yang pertama kali digelar di dalam negeri ini. Sahlan mengatakan, kedepan pemerintah perlu menyiapkan regulasi agar kenaikan harga sewa hotel dan kendaraan khusus tidak terlalu berlebihan. “Harga naik sampai 100 persen. khawatirnya menjadi tidak baik bagi nama kita sebagai tuan rumah. Dalam waktu tak lama lagi kita akan menyelenggarakan MotoGP. Sudah mulai harus dipikirkan sejak sekarang terkait akomodasi dan transportasi,” ujarnya.

Kemudian yang sangat tak kalah penting, lanjut Sahlan, penyelenggara harus jauh-jauh hari menyampaikan ke publik besaran harga tiket menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika. Harapannya, penonton bisa lebih bersiap merencanakan untuk menonton langsung ke arena balap. “Jangan dadakan, sudah mepet, orang tidak bisa saving waktu dan budgetnya,” demikian Sahlan. (bul)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah...

0
Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu seluas 22,3 are di jalan lingkar utara Karijawa Dompu diduga hendak diserobot warga. Sejumlah...

Latest Posts

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah Uruk di Lahan PDAM

Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten...

Pemprov NTB Dorong Peningkatan Waktu Kunjungan ke Gili Trawangan

Mataram (Suara NTB) – Tak cukup sehari dua hari,...

Polisi Tembak Tersangka Perampok dan Pemerkosa

Selong (Suara NTB) - Satuan Reskrim Polres Lombok Timur...

Triathlon Ironman 70.3, Diikuti Ribuan Peserta dari 32 Negara

Giri Menang (Suara NTB) - Perhelatan Triathlon Ironman internasional...

Lima Kapal Pesiar Dijadwalkan Singgah di Gili Mas

Giri Menang (Suara NTB) - Lima kapal pesiar dijadwalkan...