Polda NTB Punya Cetak Biru Pengamanan Balap Kelas Dunia

Mataram (Suara NTB) – World Superbike (WSBK) Mandalika sudah usai. Penyelenggaraan balapan motor kelas dunia ini berjalan kondusif kendati digelar di masa pandemi Covid-19. Manajemen pengamanannya menghasilkan cetak biru untuk kegiatan balap kelas dunia lainnya di Mandalika International Street Circuit.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menerangkan, dukungan seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat membuat WSBK Mandalika berjalan lancar, ketertibannya terkendali, dan tantangan pelaksanaannya dapat terlewati.

“Dari sini kita punya modul, punya manual book untuk apapun event-nya,” ujarnya, Senin, 22 November 2021. Modul ini merupakan terjemahan dari cetak biru pengamanan kegiatan balapan di sirkuit Mandalika yang baru saja sukses menggelar WSBK 19-21 November lalu. Selanjutnya menjadi titik tolak pengamanan MotoGP Mandalika kalender balap 2022 mendatang.

Manajemen pengamanan ini mengatur semua aspek kelancaran kegiatan. Mulai dari pengamanan area sirkuit, pengamanan penonton, pengamanan pembalap dan kru, penanganan bencana, rekayasa lalu lintas, penanganan gangguan keamanan, sampai manajemen penanganan protokol kesehatan.

“Saya bisa sampaikan secara profesional, NTB sudah sangat berhasil menjadi tuan rumah yang baik pada event kelas dunia ini dan siap menjadi tuan rumah untuk MotoGP,” papar jenderal bintang dua ini.

Iqbal kemudian menjelaskan kilas balik persiapan pengamanan WSBK Mandalika. Mulai dari inventarisasi masalah lewat diskusi grup terfokus, kemudian belajar dari pengalaman dengan studi banding ke Italia, dilanjutkan dengan menggelar simulasi taktik lewat Tactical Floor Game (TFG).

Berlanjut terus ke latihan-latihan parsial setiap fungsi pengamanan, latihan gabungan, peningkatan kapasitas melalui bimbingan singkat, sampai ke simulasi berbagai kejadian gangguan keamanan, dan penggelaran personel.

Lalu semua itu diuji dalam kegiatan sepanjang akhir pekan lalu. Pembalap dapat menikmati waktunya bertarung di atas lintasan. Gangguan kriminalitas ditangani segera. Kemacetan langsung terurai. Cuaca yang tidak bersahabat dimaknai sebagai berkah.

Penanganan penonton tidak menimbulkan kegaduhan. Sistem transportasi berjalan. Koridor kedatangan penonton terhubung lancar dengan parkir sentral. Baik di bagian timur area Sunggung maupun bagian barat area Masjid Nurul Bilad.

Demikian juga dengan lalu lintas shuttle bus dari sentral parkir tersebut menuju pintu-pintu masuk sirkuit. Di sisi lain, penonton menikmati waktunya selama berada di area sirkuit. Mulai dari menyaksikan balapan, menggunakan fasilitas konsumsi, serta mengikuti kegiatan hiburan setiap fase akhir balapan.

“Ini bukti NTB bisa menjadi tuan rumah yang baik. Saya yakin semua yang ke sini (sirkuit) mendapatkan pengalaman yang unforgettable” tutup Kapolda. (why)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...