Kembangkan Maggot, DLH Alokasikan Anggaran Rp1,2 Miliar

Mataram (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan mengembangkan budidaya maggot. Maggot atau belatung digunakan mengurai sampah. Sebagai bentuk keseriusan dialokasikan anggaran Rp1,2 miliar pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H.M. Kemal Islam mengatakan, maggot atau dalam penyebutan lainnnya disebut dengan belatung merupakan larva dari jenis lalat black soldier fly atau Hermetia Illucens. Kemal menyampaikan, maggot jenis larva yang bisa digunakan untuk mengurai sampah rumah tangga. Budidaya maggot dinilai memberikan keuntungan karena digunakan untuk pakan ikan, burung, itik dan bisa digunakan sebagai tepung maggot.

Keuntungan lainnya adalah, sampah rumah tangga tidak perlu dibuang. Sampah akan ditampung untuk pengelolaan maggot. “Di Mataram Timur sudah berkembang, bahkan hasilnya sangat bagus,” jelasnya.

Pembudidaya maggot sendiri kewalahan memenuhi permintaan pasar. Kemal menjelaskan, pemerintah akan mendapatkan dua keuntungan dari pengelolaan atau pengembangan maggot atau belatung tersebut. Pertama adalah, sampah rumah tangga tidak perlu dibuang ke tempat pembuangan akhir. Warga tinggal memilah dan akan ditampung untuk makanan maggot.

Selama ini, sampah rumah tangga seperti sisa makanan banyak dibuang ke saluran. Kedua, budidaya maggot memberikan keuntungan dari sisi peningkatan ekonomi masyarakat. Larva jenis lalat black soldier fly menjadi pakan ikan, burung dan lain sebagainya.

Kaitannya dengan penanganan sampah lanjutnya, pihaknya tidak lagi menggunakan sistem konvensional yakni dengan sistem kumpul, angkut dan buang. Pihaknya mengembangkan bagaimana memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai, sehingga menghasilkan sampah bernilai ekonomis. “Sistem kompensional tidak lagi kita lakukan sepenuhnya,” kata Kemal dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Intervensi lainnya adalah mensosialisasikan amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang pengolahan sampah kepada kepala lingkungan,lurah dan camat se – Kota Mataram. Kemal menegaskan, jika amanat perda itu dilaksanakan dengan baik maka Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya bisa mewujudkan program zero waste.

Bagaimana pun juga sambungnya, salah satu amanatnya adalah pemilihan sampah organik dan anorganik yang kemudian dimanfaatkan energi terbarukan. Untuk pemilihan sampah akan menghidupkan kembali bank sampah di lingkungan. Dengan cara melakukan pelatihan kepada kader terutama ibu rumah tangga untuk pemilihan sampah. “Di sekolah – sekolah dan perguruan tinggi sudah memulai membentuk bank sampah dalam rangka pemilihan sampah. Bahkan, UNU meresmikan bank sampah,” jelasnya.

Pada akhirnya nanti pemerintah akan membeli sampah dari sekolah – sekolah. Murid membawa sampah rumah tangga dan hasilnya akan masuk ke rekening. Kemal memahami tidak mudah mewujudkan program zero waste. Tantangan terberat yang dihadapi adalah mengubah perilaku masyarakat. Konteksnya adalah masyarakat belum mau diajak bersama – sama melakukan pemilihan sampah.

Masyarakat lebih memilih cara praktis dengan membuang sampah di saluran. Akan tetapi, pertemuan bersama kepala lingkungan di tiga kecamatan memunculkan ide untuk penyuluhan kepada kelompok masyarakat calon pengelola sampah rumah tangga. Dengan harapan permasalahan sampah bisa di atasi dengan baik. (cem)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah...

0
Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu seluas 22,3 are di jalan lingkar utara Karijawa Dompu diduga hendak diserobot warga. Sejumlah...

Latest Posts

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah Uruk di Lahan PDAM

Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten...

Pemprov NTB Dorong Peningkatan Waktu Kunjungan ke Gili Trawangan

Mataram (Suara NTB) – Tak cukup sehari dua hari,...

Polisi Tembak Tersangka Perampok dan Pemerkosa

Selong (Suara NTB) - Satuan Reskrim Polres Lombok Timur...

Triathlon Ironman 70.3, Diikuti Ribuan Peserta dari 32 Negara

Giri Menang (Suara NTB) - Perhelatan Triathlon Ironman internasional...

Lima Kapal Pesiar Dijadwalkan Singgah di Gili Mas

Giri Menang (Suara NTB) - Lima kapal pesiar dijadwalkan...