Kembangkan Bisnis Industrialisasi Benih, Distanbun NTB Apresiasi Gapoktan di Narmada

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB mengapresiasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidemen yang berhasil mengembangkan binsis benih. Sukses ini disebut sebagai kemandirian petani dalam mengembangkan industrialisasi bidang pertanian di tingkat hulu.

‘’Inilah yang disebut dengan industri hulu melalui program pengembangan benih,’’ ujar Kadistanbun Provinsi NTB, Ir.Muhammad Riadi saat melihat langsung  Gapoktan Sidemen di Dusun Tanak Beak, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Narmada Lombok Barat, Rabu 18 November 2021.

Bibit yang dikembangkan Gapoktan itu adalah tanaman hortikultura empat jenis, Terong, Cabai, Tomat dan Mentimun.  Proses pengembangbiakan  dan pemasaran pun lancar, karena mereka bermitra dengan  PT. Bisi Internasional, sebuah perusahaan penyedia pengembang biakan benih hibrida atau Filial Satu (F1).

Semakin membuatnya salut, karena Gapoktan tersebut bergerak secara mandiri, memanfaatkan skill dimiliki  dengan teknologi horti yang sudah dikuasai.

“Gapoktan Karang Sidemen  ini bisa kawinkan sel jantan dengan sel betina di atas lahan yang tidak terlalu luas. Semua produksi benih yang dihasilkan di Karang Sidemen, dikemas dan dijual ke PT. Bisi Internasional,” kata Kadistanbun.

Rasa salutnya berlipat karena Ketua Kelompok Tani bernama H. Ipansyah dan anggota lainnya adalah purna Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka enggan kembali menjadi Tenaga Kerja luar negeri karena merasa sudah sejahtera dengan industri mikro bidang pertanian tersebut.

Manfaat finansial Gapoktan dirasakannya langsung. Dari satu biji terong yang hanya dijual Rp1000, bisa menghasilkan lebih dari itu.

“Dari 20 kilogram terong, bisa hasilkan 1 kilogram benih terong. Nah, satu kilogram ini pendapatan petani bisa sampai Rp400.000. Bayangkan peningkatan hasilnya. Dan ini sedang direplikasikan ke petani petani lain agar rasakan juga kesejahteraan,” ujarnya.

Riadi semakin terkesan setelah mengetahui Gapoktan tersebut menerapkan skema Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). Kebutuhan pupuk dan lainnya bisa ijon dari kelembagaan tersebut dan dibayar lunas setelah masa produksi atau panen, sehingga  hasilnya saling menguntungkan.

Sementara pihaknya sebagai fasilitator dan regulator, terus memberikan pendampingan. Memfasilitasi kepada perusahaan perusahaan penerima suplai, termasuk merawat hubungan dengan PT. Bisi Indonesia agar tetap menjalin kemitraan dengan Gapoktan.

Sementara dari segi regulasi, pihaknya mengisi kekurangan  fasilitas sehingga produksi bisa meningkat. “Satu kekurangan di penjemurannya. Nah, ini kita akan fasiliasi dengan solar dome, sehigga tidak tergantung pada cuaca. Kita upayakan itu, sehingga lebih banyak lagi yang bisa diproduksi,” tandasnya.

Jika produksi terus meningkat, maka bisnis dan pengembangbiakan benih ini  akan terus menjalar ke Gapoktan lainnya. Bahkan sampai 2021, sudah 500 gapoktan se-NTB yang bermitra degan PT. Bisi Internasional.

Pihaknya pun menargetkan agar Gapoktan lain turut bergabung dengan model bisnis horti tersebut, namun tentusaja dengan skill yang harus dilatih setidaknya semusim.

Bagi Poktan yang berminat, ia akan memfasilitasi untuk magang di Gapoktan Sidemen. “Karena benih yang dihasilkan ini spesifik, kualitasnya harus sesuai dengan kebutuhan pasar  seperti di Thailand, Vietnam dan negara Asia lainnya, sehingga perlu magang untuk melatih skill,” tandas Kadistan. (tim)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...