RTH Pagutan Masih Terbengkalai

Mataram (Suara NTB) – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan hingga kini masih terbengkalai. Setelah diresmikan di tahun 2016 lalu belum ada aktivitas sama sekali. Pemanfaatannya perlu keroyokan dengan organsasi perangkat daerah (OPD). Sementara, potensi pendapatan asli daerah (PAD) bisa diserap maksimal dari berbagai sektor.

Di kawasan RTH seluas delapan hektar tersebut banyak potensi bisa digarap maksimal. Pengembangan hortikultura, pemanfaatan lahan sebagai area bumi perkemahan serta ruang pertemuan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H. M. Kemal Islam menjelaskan, pemanfaatan ruang terbuka hijau yang terletak di Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan sebenarnya diharapkan kerjasama dengan satuan kerja perangkat daerah terkait. Tanggungjawab pengelolaan lahan seluas 8,2 hektar tidak bisa sepenuhnya diserahkan ke LH. Artinya, pemanfaatan itu adalah OPD yang mempunyai kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat.

“Contohnya, Dinas Pertanian bisa masuk menggelar pasar tani sekali seminggu. Atau bumi perkemahan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga,” kata Kemal dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Saat ini, RTH Pagutan seolah terbengkalai. Inisiasi pemanfaatan lahan telah disampaikan ke OPD teknis sebelum dimediasi oleh Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., beberapa waktu lalu.

Menurut Kemal, Bale Bencingah milik Dinas Pariwisata dapat dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan. Lokasinya cukup representatif sehingga berpotensi menghasilkan sumber PAD. Kabarnya, pada anggaran pendapatan dan asli daerah (APBD) 2022 akan dialokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk menyelesaikan bangunan tersebut. “Lahan parkirnya luas. Ini sangat bisa dimanfaatkan,” terangnya.

Karena itu, perlu keroyokan mengoptimalkan pemanfaatan lahan itu. Kata Kemal, tidak bisa melekat anggaran program anggaran untuk mengintervensi kegiatan. Seperti pasar rakyat dan penanaman pohon hortikultura menjadi kewenangan Dinas Pertanian dan kegiatan lainnya. Pihaknya memiliki fungsi dan tanggungjawab pengawasan serta pemeliharaan kawasan RTH tersebut. (cem)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah...

0
Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu seluas 22,3 are di jalan lingkar utara Karijawa Dompu diduga hendak diserobot warga. Sejumlah...

Latest Posts

Lahan PDAM Hendak Diserobot, Satpol PP Cari Pelaku yang Timbun Tanah Uruk di Lahan PDAM

Dompu (Suara NTB) - Lahan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten...

Pemprov NTB Dorong Peningkatan Waktu Kunjungan ke Gili Trawangan

Mataram (Suara NTB) – Tak cukup sehari dua hari,...

Polisi Tembak Tersangka Perampok dan Pemerkosa

Selong (Suara NTB) - Satuan Reskrim Polres Lombok Timur...

Triathlon Ironman 70.3, Diikuti Ribuan Peserta dari 32 Negara

Giri Menang (Suara NTB) - Perhelatan Triathlon Ironman internasional...

Lima Kapal Pesiar Dijadwalkan Singgah di Gili Mas

Giri Menang (Suara NTB) - Lima kapal pesiar dijadwalkan...