Belum Izinkan PTM Penuh

0
Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

SATGAS Covid-19 Provinsi NTB belum mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh di daerah ini. Pasalnya, NTB berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Selain itu, cakupan vaksinasi remaja masih 5,2 persen.

‘’Dikbud nunggu izin dari Satgas Covid. Salah kita kalau PTM penuh dilakukan di PPKM Level 3,’’kata Asisten III Setda NTB yang juga Satgas Covid-19 Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., M.P.H., dikonfirmasi di Mataram, Rabu, 27 Oktober 2021.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang PPKM, kata Eka, sudah diatur apa saja aktivitas yang diperbolehkan di daerah level 3. Salah satunya, PTM penuh tidak diperbolehkan di daerah yang berstatus PPKM Level 3.

Salah satu syarat yang diminta kepada daerah agar dapat membuka PTM penuh adalah Satgas Covid-19 di masing-masing sekolah harus benar-benar aktif. Surveilans sekolah harus benar-benar jalan jika ditemukan ada siswa yang terpapar Covid-19.

“Begitu ada siswa yang positif, cepat melakukan tracing, dan testing. Nanti berdasarkan Permenkes, kalau jumlah anak di sekolah positif lebih dari 5 persen, maka sekolah tutup. Tapi kalau 1 – 5 persen, masih bisa buka. Tetapi kelas yang ada anak positif ditutup,” terangnya.

Eka menambahkan, jika mengacu ketentuan minimal 70 persen siswa sudah divaksin Covid-19. Supaya PTM penuh diizinkan selain syarat level PPKM. Saat ini, baru 5,2 persen atau 27.724 remaja yang sudah divaksin di NTB. Sedangkan untuk dosis kedua baru 3,18 persen atau 16.939 orang. Jumlah sasaran vaksinasi remaja di NTB sebanyak 533.491 orang.

Disebutkan, sasaran vaksinasi remaja di Bima sebanyak 58.933 orang, Dompu 24.889 orang, Sumbawa 51.451 orang, Sumbawa Barat 14.599 orang, Kota Bima 15.485 orang, Lombok Barat 68.437 orang, Lombok Tengah 98.801 orang, Lombok Timur 134.040 orang, Lombok Utara 24.734 orang dan Kota Mataram 42.116 orang.

Capaian vaksinasi remaja di Bima baru 791 orang untuk dosis pertama dan 297 orang dosis kedua. Kemudian, Dompu baru 236 orang dosis pertama dan 89 dosis kedua.

Sumbawa baru 734 orang dosis pertama dan 343 orang dosis kedua. Selanjutnya, Sumbawa Barat baru 1.107 orang dosis pertama dan 786 orang dosis kedua.

Kota Bima, baru 590 orang untuk dosis pertama dan 191 orang dosis kedua. Untuk Lombok Barat baru 6.571 orang dosis pertama dan 1.563 orang dosis kedua.

Lombok Tengah baru 3.898 orang dosis pertama dan 2.368 orang dosis kedua. Lombok Timur baru 1.692 orang dosis pertama dan 1.190 dosis kedua.

Selanjutnya, Lombok Utara baru 512 orang dosis pertama dan 245 oranf dosis kedua. Di Kota Mataram, baru 11.593 orang dosis pertama dan 9.867 orang dosis kedua.

Eka mempersilakan Dinas Dikbud mempersiapkan PTM penuh. Ketika pada saatnya PTM penuh diizinkan, Dinas Dikbud tinggal mengerjakan. “Memang harus disimulasikan. Dan keluar izin itu bertahap. Tidak semua akan diberikan izin melaksanakan PTM penuh,” tandasnya. (nas)