Musim Hujan, Waspadai Pohon Tumbang

Mataram (Suara NTB) – Para pengendara di Kota Mataram perlu waspada. Sejumlah pohon rawan tumbang saat musim hujan. Perantingan pohon dengan mengurangi beban diharapkan meminimalisir kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noor menyampaikan, memasuki musim hujan potensi bencana yang rawan terjadi adalah pohon tumbang. Kedua, titik – titik genangan yang tersebar di Kota Mataram. Tetapi di tahun ini, ancaman itu semakin berkurang. Karena, jauh sebelumnya dari instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Lingkungan Hidup mengatensi kemungkinan dampak tersebut.

Misalnya, melakukan normalisasi terhadap sedimentasi saluran dan sungai. Selain itu, melakukan perantingan terhadap pohon di jalan – jalan utama. “Memang yang perlu diwaspadai selama musim penghujan ini adalah pohon tumbang dan genangan,” kata Mahfuddin dikonfirmasi pekan kemarin.

Potensi kerawanan bencana tersebut, pihaknya telah mengantisipasi dengan mempersiapkan personel, sarana – prasarana dan lainnya. Tetapi diharapkan dampak terjadi dapat diminimalisir dari upaya yang dilakukan oleh instansi teknis tersebut.

Mahfuddin menyebutkan, khusus ancaman genangan telah diinventarisir sejak kejadian sebelumnya di 10 titik genangan. Genangan muncul bilamana curah hujan tinggi. “Genangan terutama di jalan – jalan dan beberapa lingkungan,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H. M. Kemal Islam secara umum menyebutkan bahwa ratusan pohon tersebar di beberapa wilayah di Kota Mataram, sudah dilakukan perantingan. Perantingan dimaksudkan untuk mengurangi beban dari pohon sehingga meminimalisir potensi tumbang. “Satu hari itu saya lakukan perantingan itu 60 pohon,” sebut Kemal.

Kawasan menjadi prioritas perantingan adalah Jalan Ismail Marzuki, Jalan Majapahit, Lingkar Selatan dan Brawijaya dan lain – lain. Perantingan dimaksimalkan meskipun terkendala sumber daya dan sarana prasarana. Kemal menyebutkan, pohon sangat rawan tumbang adalah jenis pohon trembesi. Pihaknya harus menumbangkan dan diganti dengan pohon lain. Langkah ini mengurangi risiko bencana.

Khusus di jalan utama jenis Pohon Kenari juga mengkhawatirkan dan harus dipotong. Kemal mengakui, Pohon Kenari memiliki nilai histori, sehingga ketika dipotong akan diganti dengan pohon yang sama. (cem)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

0
Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi varietas Padi Inpari Nutri Zinc. Varietas tersebut kaya nutrisi sehingga diharapkan dapat mencegah dan menurunkan...

Latest Posts

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi...

Sidang Desa Jero Gunung, Kades Akui Tanda Tangan Dipalsukan

Mataram (Suara NTB)- Kepala Desa (Kades) Jero Gunung, Amrullah...

100 KK di Ntobo Kota Bima Belum Tersentuh Jaringan Internet

Kota Bima (Suara NTB) - Kurang lebih sebanyak 100...

Desa Gemilang Informasi Publik, Ikhtiar Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik hingga Tingkat Desa

Mataram (Suara NTB)- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik...

Dinas LHK NTB Apresiasi Keberhasilan Desa Semparu Terkait Tata Kelola Sampah

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui...