Bagian Motor Ini Harus diganti Secara Rutin

Mataram (Suara NTB) – Sepeda motor yang kerap digunakan apalagi dengan intensitasi pemakaian tinggi atau setiap hari memerlukan perawatan ekstra agar kondisi mesin dan larinya tetap nampol. Perawatan rutin sangatlah penting bagi kendaraan agar mesin menjadi lebih tahan lama dan dapat berjalan dengan tanpa kendala. Agar tetap aman dan nyaman saat dikendarai, kesalahan dalam perawatan motor tersebut harus dihindari karena dapat membuat Anda kerepotan dan mengeluarkan biaya yang lebih besar.

Untuk melakukan pencegahan pada kerusakan motor Anda, ada beberapa bagian motor yang harus diganti rutin. Dengan demikian, motor Anda tidak akan rusak dan tahan lama. Astra Motor NTB akan membagikan informasi seputar perawatan dari bagian motor yang harus diganti secara berkala.

Technical Manager Astra Motor NTB Anton Prihatno menjelaskannya, terdapat 7 komponen utama yang harus diganti secara berkala agar mendapatkan performa mesin dan lari yang tetap membandel.

“Agar motor Honda tetap awet dan berumur panjang, rutinlah mengganti 7 komponen penting pada motor. 7 komponen tersebut adalah oli, busi, gear, kampas rem, air radiator, ban dan aki,”  kata Anton.

Pertama ,  Oli. Oli adalah bagian yang harus diganti secara rutin untuk menghindari berbagai kendala saat mengendarai motor, seperti tiba-tiba macet di tengah jalan, turun mesin, dan kerusakan lainnya. Jika ketersediaan oli pada motor Anda bersisa sedikit, segeralah ganti dengan oli baru sebelum terjadi kerusakan. Pastikan pilih oli yang sesuai dengan merk motor yang digunakan.

Kedua Busi. Busi yang usang dapat menyebabkan motor kamu sulit dinyalakan. Selain itu, busi yang sudah usang juga akan membuat motor tersendat-sendat, berasap, dan lainnya yang tentunya sangat mengganggu dan tidak nyaman saat dikendarai.

Ketiga Gear Motor. Sama halnya dengan oli dan busi, gear motor juga harus rutin diperiksa dan diganti jika sudah gundul. Rantai motor akan terlepas jika gear sudah gundul. Untuk motor yang sering digunakan, gantilah gear motor 2 (dua) bulan sekali agar terhindar dari kerusakan yang telah dikemukakan tadi.

Keempat, Kampas Rem atau Oli Rem harus harus senantiasa diperiksa dan diganti jika perlu, karena tanpa perawatan yang baik terhadap bagian tersebut akan berakibat fatal seperti rem blong yang beresiko kecelakaan berkendara.

Kelima Air Radiator untuk menjaga ketahanan atau umur mesin, terutama pada motor matic. Mesin motor yang terlampau panas akan mati mendadak. Untuk mengatasi hal tersebut, air radiator diperlukan sebagai pendingin pada mesin motor.

Keenam Ban. Ban yang botak akan membuat pengendara rentan tergelincir saat mengendarai motor apalagi dalam kondisi hujan. Oleh sebab itu, performa ban harus senantiasa dijaga. Dengan ban yang baik, maka resiko kecelakaan berkendara akan semakin rendah.

Ketujuh Aki. Kondisi aki harus selalu dijaga dengan cara menggantinya secara rutin. Aki akan berfungsi untuk mengurus kelistrikan di dalam motor. Biasanya aki perlu diganti setiap 1,5 sampai 2 tahun sekali.

“Dengan perawatan secara rutin, sepeda motor Hondamu akan lebih awet atau tahan lama. Untuk urusan perawatan sepeda motor Honda selalu percayakan dengan bengkel AHASS yang telah memiliki teknologi jepang,” demikian Anton.(bul)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...