Vaksinasi Penyangga KEK Mandalika

PEMPROV NTB merespons permintaan kabupaten/kota penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika agar vaksinasi juga digencarkan. Setelah vaksinasi di Lombok Tengah (Loteng) mencapai 70 persen pada awal Oktober ini, Pemprov akan menggencarkan vaksinasi di kabupaten/kota penyangga KEK Mandalika yang ada di Pulau Lombok.

‘’Kita memang sekarang itu skala prioritas dulu. Nomor satu untuk penyelenggaraan WSBK (World Superbike) adalah Lombok Tengah. Maka kita fokus vaksinasi di Lombok Tengah. Fokus sampai awal Oktober di Lombok Tengah,’’ kata Asisten III Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., M.P.H., dikonfirmasi di Mataram, Kamis, 30 September 2021.

Vaksinasi di Loteng ditargetkan mencapai 70 persen pada 5 Oktober ini. Jika vaksinasi sudah mencapai 70 persen, kata Eka, maka Pemprov akan menggencarkan vaksinasi di kabupaten/kota penyangga KEK, seperti Lombok Barat, Kota Mataram, Lombok Utara dan Lombok Timur.

“Akan kita kerjakan juga di daerah penyangga yang lain. Cuma fokus sekarang dulu di Lombok Tengah,” kata Eka.

Ia mengatakan hampir 90 persen vaksin yang diterima dari Pemerintah Pusat difokuskan untuk Loteng. Sementara itu, Kota Mataram yang sudah mencapai cakupan vaksinasi dosis pertama 80 persen, diminta fokus untuk penyuntikan dosis kedua.

‘’Jadi, semua vaksin di Kota Mataram diarahkan ke vaksinasi kedua. Tiap daerah di NTB beda-beda prioritasnya,’’ jelasnya.

Sampai Rabu, 29 September 2021, capaian vaksinasi Covid-19 di NTB untuk dosis pertama sudah mencapai 35,51 persen atau 1.388.549 orang. Sedangkan dosis kedua baru 13,32 persen atau 521.063 orang.

Capaian vaksinasi di Loteng sendiri untuk dosis pertama telah mencapai 56,79 persen atau 435.974 orang. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 10 persen atau 76.803 orang. Sementara Kota Mataram, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 81,43 persen atau 256.993 orang, sedangkan dosis kedua 52,42 persen atau 165.443 orang.

Kemudian, Lombok Barat untuk dosis pertama sebanyak 111.292 orang atau 20,99 persen dan dosis kedua baru 48.306 orang atau 9,11 persen. Lombok Timur, capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 22,23 persen atau 211.729 orang dan dosis kedua 8,83 persen atau 84.129 orang.

Selanjutnya, Lombok Utara, capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 33,07 persen atau 59.563 orang dan dosis kedua 14,21 persen atau 25.599 orang. Capaian vaksinasi di Sumbawa Barat untuk dosis pertama sebesar 44,14 persen atau 45.964 orang dan dosis kedua 20,05 persen atau 20.874 orang.

Sumbawa capainnya untuk dosis pertama sebesar 26,51 persen atau 102.429 orang dan dosis kedua 11,74 persen atau 45.377 orang. Kemudian, Dompu capaiannya untuk dosis pertama sebesar 23,37 persen atau 40.777 orang dan dosis kedua 9,01 persen atau 15.723 orang.

Untuk Bima, capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 19,19 persen atau 74.250 orang dan dosis kedua 5,09 persen atau 19.682 orang. Sementara Kota Bima, capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 43,97 persen atau 49.578 orang dan dosis kedua 16,96 persen atau 19.127 orang. (nas)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...