Kejar Prestasi Dunia, Indonesia Harus Berani Kirim Zohri Latihan di Amerika

0
H. Andy Hadianto (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, H. Andy Hadianto punya harapan besar terhadap potensi yang dimiliki atlet atletik NTB, Lalu Muhammad Zohri. Orang nomor satu di KONI NTB ini berharap atlet asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) itu bisa berlatih di luar negeri supaya dapat mengembangkan bakat lari di nomor 100 meter.

“Kalau ingin prestasi Zohri meningkat, Indonesia (Pengurus Besar (PB) PASI-red) harus berani mengirim Zohri berlatih di Amerika, karena di Amerika Zohri bisa berlatih dengan pelari-pelari dunia dan dapat mengikuti event berkaliber dunia,” ujarnya di Sekretariat KONI NTB, Jumat, 13 Agustus 2021.

Pernyataan ini disampaikan oleh Andy menanggapi potensi juara dunia lari 100 meter junior, Lalu Muhammad Zohri yang gagal  lolos ke babak final pada Olimpiade Tokyo, Jepang tahun 2021.

Menurut Andy,  Lalu Muhammad Zohri masih punya peluang untuk menjadi juara dunia lari 100 meter. Hal ini dapat dilihatnya dari hasil kejuaraan internasional yang pernah diukir Zohri  belakangan ini. Di mana Zohri telah berhasil membuat kejutan dengan mencatat waktu 10.03 detik di Kejuaraan Seiko Golden Grand Prix di Osaka, Jepang tahun 2019. Bersaing dengan juara dunia sprint asal Amerika, Gatlin, sprinter muda Indonesia itu sukses masuk peringkat ketiga dan lolos ke Olimpiade 2020, Tokyo.

Tak sampai di situ Zohri juga pernah berhasil membuat sejarah dengan menjuarai Kejuaraan Dunia Atletik Junior tahun 2018. Sayangnya, Zohri belum dapat meningkatkan limit waktunya. Malah catatan waktu Zohri  menurun dari capaian limit waktu terbaiknya. Di mana pada Olimpiade di Tokyo Jepang belum lama ini, Zohri menempati peringkat kelima saat tampil di heat ke-4 nomor 100 meter dan mencatat waktu 10.26 detik. Itu artinya catatan waktu Zohri menurun 0,23 dari waktu terbaiknya 10.03 detik.

Menurut Andy, bila ingin prestasi Zohri meningkat, PB PASI harus berani mengirim Zohri latihan di Amerika. Pasalnya, dengan berlatih di luar negeri, Zohri akan terbiasa berlatih bersama pelari dunia, sehingga dengan begitu Zohri akan dapat meningkatkan  prestasinya di level dunia.

Andy memilih Amerika sebagai tempat latihan yang tepat bagi Zohri, alasannya negara Amerika merupakan tempat di mana sebagian besar atlet juara dunia 100 meter berlatih. Berbeda dengan cabang olahraga lainnya, seperti cabang olahraga bulutangkis atletnya lebih tepat berlatih di Indonesia.(fan)