Oksigen di Rumah Sakit Narmada Terbatas

Giri Menang (Suara NTB) – Kondisi ketersediaan oksigen di Rumah Sakit Awet Muda Narmada (RSAM) Lombok Barat terbatas atau mendekati limit, bahkan untuk stok oksigen cair juga kosong. Yang tersedia hanya oksigen tabung yang diperkirakan untuk kebutuhan satu hari. Pihak rumah sakit pun terus berkoordinasi untuk menambah stok oksigen.

Dirut RSAM Narmada, dr. Aan P Suryanatha mengatakan, berdasarkan laporan ketersediaan oksigen RSUD Awet Muda Narmada hingga Rabu, 11 Agustus 2021, yaitu pemakaian oksigen pada Selasa, 10 Agustus 2021: oksigen cair kosong, tabung kecil 4 unit, tabung sedang 8 unit, dan tabung besar 30 unit. Sehingga ketersediaan oksigen pada tangga 11 Agustus yaitu untuk oksigen cair kosong, tabung kecil 0 unit, tabung sedang 8 unit, dan tabung besar 54 unit. “Ini estimasi kecukupan stok untuk satu hari,” sebut Aan.

Sedangkan untuk keterisian pasien Covid-19, terdapat 17 orang terkonfirmasi PCR dan suspek sebanyak 10 orang. Total pasien yang dirawat di RSAM sebanyak 27 orang. Pasien masuk sebanyak delapan orang. Total yang diisolasi di RSAM sebanyak 48 orang, sedangkan di Rumah Sakit Darurat Puri Bunga sebanyak 60 orang, sehingga total pasien yang diisolasi sebanyak 108 orang. Sisa tempat tidur Isolasi sebanyak 81.

Sementara itu, untuk memastikan ketersediaan oksigen di Lovar agar tetap aman, jajaran Polsek Gerung Polres Lombok Barat, Polda NTB melakukan pemantauan langsung. Pemantauan itu mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, maupun tempat produksi dan penyimpanan oksigen. Kapolsek Gerung, AKP Syaripuddin Zohri mengatakan, pengwasan ini dilakukan untuk mendukung Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Barat dalam upaya memaksimalkan angka penyembuhan Covid-19.

“Ketersediaan Oksigen juga merupakan salah faktor yang sangat mempengaruhi dalam memaksimalkan angka penyembuhan, sehingga ini akan terus kita pantau, untuk memastikan ketersediaan dan keamanannya,” ungkapnya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Dari pemantauan di Rumah Sakit Tripat Gerung, pemakaian oksigen sebanyak 1,27 ton, sedangkan ketersediaan masih mencukupi yaitu sebanyak 1,8 ton. “Dari data tersebut, estimasi ketersediaan oksigen di Rumah Sakit Tripat Gerung estimasi untuk ketersediaan satu hari,” jelasnya.

Selain berkoordinasi dengan Rumah Sakit Tripat Gerung, Polsek Gerung juga melakukan pengecekan langsung di Puskesmas-puskesmas di kecamatan Gerung. “Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Gerung, di mana estimasi ketersediaan masih aman untuk tiga hari ke depan,” katanya.

Bahkan, di Puskesmas Dasan Tapen, estimasi penggunaan tabung oksigen masih mencukupi hingga satu minggu ke depan. “Namun demikian, ini tetap kita pantau, dengan membangun kumunikasi secara intens, baik dengan pihak Rumah Sakit Tripat Gerung, maupun Puskesmas di Kecamatan Gerung,” imbuhnya. (her)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...