Belum Final, Pemilu Digelar Februari 2024

Mataram (Suara NTB) – Jadwal pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 yang direncanakan digelar pada Bulan Februari masih belum final. Ternyata rencana pelaksanaan Pemilu pada Bulan Februari masih bersifat sementara, karena baru merupakan hasil kesepakatan rapat konsinyering pertama antara KPU, Kemendagri dan Komisi II DPR RI.

Komisioner KPU Provinsi NTB divisi teknis, Zuriati yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaksanaan pemilu pada Bulan Februari tersebut baru hasil rapat konsinyering bersama para pihak yang bertujuan untuk mempersiapkan perencanaan dan tahapan Pemilu dan Pilkada 2024.

“Ada pembicaraan antara KPU, DPR dan Pemerintah untuk membahas proses pemilihan. Ada beberapa masukan bahwa tanggal dan bulan sudah disebut, tapi sekali lagi itu masih belum final,” ujarnya Rabu, 23 Juni 2021. Menurut Zuriati, KPU bersama pemerintah dan DPR masih akan terus melakukan beberapa kali rapat konsinyering untuk membahas pelaksanaan Pemilu 2024. Nantinya keputusan akhir akan diambil dalam Pleno KPU dan kemudian KPU akan berkonsultasi lagi dengan pemerintah dan DPR.

“Pada forum itulah KPU akan mengajukan usulan final terkait hari pemungutan suara, lama waktu persiapan, kapan mulai pendaftaran parpol, berapa lama masa kampanye,” jelasnya.

Pada awalnya, karena pelaksanaan pemilu 2024 berdekatan dengan pilkada. Maka KPU mengusulkan perpanjangan tahapan pemilu menjadi 30 bulan. Namun dalam rapat konsinyering bersama pemerintah dan DPR disepakati menjadi 25 bulan. “Kalau pilkada tetap dilaksanakan Bulan November, karena undang-undang sudah menyebutkan dan tanggalnya juga sudah disebutkan. Hanya saja tanggal itu bertepatan dengan hari raya keagamaan, karena itu nanti ada pembicaraan lagi,” ujarnya.

Dikatakan Zuriati, pihaknya di daerah hanya dalam posisi menunggu apa yang akan menjadi keputusan KPU RI terkait dengan tahapan dan jadwal pelaksanaan pemilu 2024 tersebut. “Kalau sudah final nanti KPU akan menuangkannya dalam PKPU untuk tahapan pemilu. Kami akan menunggu dulu kapan tahapan itu, sebelum ada PKPU terkait tahapan dan jadwal terbit. Yang jelas KPU pastinya akan mempertimbangkan semua masukan dari berbagai pihak,” pungkasnya. (ndi)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Bangun Digital Payment Ekosistem UMKM, BRI Jalin Kerjasama Layanan Pada Platform...

0
Yogyakarta (suarantb.com) – Dalam rangka memperkuat dan membangun ekosistem UMKM Indonesia, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menginisiasi kerja sama Layanan Digital...

Latest Posts

Bangun Digital Payment Ekosistem UMKM, BRI Jalin Kerjasama Layanan Pada Platform AYO SRC

Yogyakarta (suarantb.com) – Dalam rangka memperkuat dan membangun ekosistem...

80 Mahasiswa Pertukaran Dalam Negeri Belajar di Unisma

Malang (suarantb.com) Universitas Islam Malang menyambut sebanyak 80 mahasiswa...

Bulog Gelontorkan 650 Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar

Jakarta (suarantb.com)–Guna menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya...

Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Pembelian SBN di BRImo

Jakarta (suarantb.com)– Aplikasi Super Apps Digital Banking BRImo milik...

Bupati Dompu Minta Pelaksanaan MTQ Dievaluasi

Dompu (Suara NTB) - Bupati Dompu, H. Kader Jaelani...