Sehari, Delapan Pasien Covid-19 Meninggal di NTB

0
Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Jumat, 19 Maret 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 Provinsi NTB)

Mataram (Suara NTB) – Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat sebanyak delapan pasien meninggal, Jumat, 19 Maret 2021. Sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia di NTB menjadi 434 orang.

Selain itu, Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 75 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dan 45 pasien sembuh. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 10.290 orang, dengan perincian 8.853 orang sudah sembuh, 434 meninggal dunia, serta 1.003 orang masih positif.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menjelaskan bahwa pada hari ini, Jumat, 19 Maret 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium PCR RSUD Praya sebanyak 190 sampel. Dengan 115 sampel negatif, tidak ada positif ulangan, dan 75 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sebanyak delapan pasien yang meninggal dunia, kata Sekda NTB ini, yaitu pasien nomor 6049, an. N, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Timu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 10003, an. I, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Pasien nomor 10054, an. K, perempuan, usia 75 tahun, penduduk Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 10078, an. R, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.

Pasien nomor 10220, an. S, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 10224, an. NW, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.
Pasien nomor 10258, an. EA, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 10259, an. IS, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 17.756 orang dengan perincian 398 orang (2,2%) masih dalam isolasi, 71 orang (0,4%) masih berstatus probable, 17.287 orang (97,4%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 69.212 orang, terdiri dari 3.554 orang (5,1%) masih dalam karantina dan 65.658 orang (94,9%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 112.728 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 688 orang (0,6%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 112.040 orang (99,4%). (nas)