Diapresiasi Sekda NTB, Isra Mikraj 1442 H di Desa Karang Bayan Terapkan Prokes

0
Sekda NTB, L Gita Aryadi bersama Ketua DKM Ustaz Usman saat menghadiri peringatan Isra Mikraj di Masjid At Taqwa Desa Karang Bayan yang menerapkan protokol kesehatan.

Giri Menang (Suara NTB) – Peringatan Isra Mikraj di Masjid At Taqwa Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar berjalan khidmat dan lancar. Dihadiri masyakarat setempat, pelaksanaan acara ini tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Di halaman masjid disiapkan empat buah tempat cuci tangan dan masker untuk jamaah dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan yang berlangsung hari Kamis malam, 11 Maret 2021 bertepatan dengan tanggal 28 Rajab 1442 H bada Isya tersebut dihadiri tamu-tamu penting seperti Sekda NTB, H L Gita Aryadi dan Anggota DPRD Lobar sekaligus Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), ustaz Usman. Acara tersebut dimeriahkan oleh tim Hadrah Pemuda Hijrah dan dibuka dengan Pembacaan Kalam Ilahi Oleh Ustaz Ramli.

Sekda NTB L Gita Aryadi bersama Ketua DKM Ustadz Usman saat menghadiri peringatan isra Mikraj di Masjid At Taqwa Desa Karang Bayan yang menerapkan protokol kesehatan

Dalam sambutannya, Ketua DKM ustaz Usman, M.Pd.I., menyampaikan pentingnya masjid menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. “Kita berharap masjid tidak hanya menjadi tempat Ibadah, tapi juga sebagai pusat kegiatan dan pemberdayaan Masyarakat” imbuhnya.

Ustaz Usman juga menekankan pentingnya peran aktif remaja untuk mengisi kegiatan positif di masjid “Kita berharap kegiatan-kegiatan di masjid lebih dimasifkan lagi, termasuk kegiatan remaja masjid,” jelas ketua persatuan umat Islam (PUI) ini.

Seyogianya acara ini akan di hadiri oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.,M.Sc., tetapi berhalangan hadir sehingga diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs H.L. Gita Ariyadi. Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi acara tersebut karena berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. “Saya mengapresiasi panitia, yang mengadakan kegiatan seperti ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” sambutnya.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan salam dari gubernur NTB, yang karena kedatangan menteri agama dan wakil menteri pertanian, sehingga tidak bisa hadir di Karang Bayan. “Salam dari bapak Gubernur, pada malam hari ini, sebenarnya beliau sangat ingin hadir di sini, tapi karena memang harus menemani Menteri Agama Republik Indonesia dan tadi sore menemani Wakil Menteri Pertanian sehingga saya diutus untuk mewakili beliau hadir di Karang Bayan ini,” terangnya.

Perayaan irsra Mikraj yang menerapkan protokol kesehatan

Sebagai penceramah pada acara tersebut yaitu TGH Taesir Al Azhar, Lc., MA. Dalam ceramahnya TGH Taesir menyampaikan pentingnya masjid membangun masyarakat. “Harusnya, masyarakat membangun masjid, dan masjid membangun masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan dua tujuan diperintahkannya salat. “Setidaknya ada dua tujuan Allah memerintahkan shalat untuk umat Islam, yaitu untuk mengingat Allah dan untuk mencegah dari perbuatan keji dan mungkar,” urai dia. (her)