Ditembak, Pengedar Sabu Teriaki Polisi Maling

Mataram (Suara NTB) – Pengedar sabu jaringan bandar besar berinisial AS (41) melawan saat hendak ditangkap. Pria yang sudah tiga kali masuk penjara ini meneriaki polisi yang akan menangkapnya dengan sebutan maling. Hasilnya, AS dilumpuhkan. “Situasi setelah itu bisa terkontrol. Warga tidak terprovokasi sehingga AS bisa kita amankan,” ungkap Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, Rabu, 10 Februari 2021.

Dia menjelaskan, AS digerebek di rumahnya di Punia Saba, Punia, Mataram Selasa, 9 Februari 2021. Di saku celananya didapati sabu seberat 0,3 gram. Tetapi, AS menyimpan barang dagangan haramnya di laci meja televisi. “Di situ ada sabu 5 gram,” sebutnya. Selain itu ada juga barang bukti bundel plastik klip, timbangan elektrik, alat hisap, ponsel, gunting, dan sekop sabu serta uang tunai Rp5,6 juta. Demikian juga dari penelusuran terhadap ponsel AS. Percakapan teleponnya berisi pelanggan pemesan sabu.

“Alat-alat ini menunjukkan kalau dia ini pengedar. Kita sedang kembangkan siapa pemasoknya,” imbuhnya. Pada saat malam penggerebekan, AS menyebut satu nama yang diketahuinya sebagai tempat mengambil barang. Tempatnya, Ampenan. AS rupanya hendak mengelabui. Ketika turun menuju rumah dimaksud, AS malah memanfaatkannya dengan mencoba kabur. Tak ayal, kaki AS ditembak. “Dengan tembakan tegas dan terukur,” kata Helmi.

Helmi menambahkan, AS merupakan anggota dari jaringan besar. AS diduga merupakan kaki tangan Sahrul Ramdan. Sahrul ini merupakan terpidana kasus narkoba. “Ini kakak kandungnya,” sebutnya. Sahrul sudah dijatuhi vonis penjara 20 tahun pada Desember 2020 lalu. Sahrul terbukti mengedarkan sabu seberat 3,316 kg. Sahrul ditangkap pada Juni 2020 di Karang Sukun, Mataram usai mengambil barang di kantor jasa pengiriman paket kilat.

Helmi menyebutkan, AS saat ini sedang menjalankan bisnis sabu yang dikelola kepala jaringan berinisial M. “Untuk raja wilayah Gili, Mr. M, saya peringatkan anda untuk segera menyerahkan diri. Kami sudah tahu keberadaan anda. Anda akan segera kami tangkap,” tandasnya memberi peringatan. (why)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Bangun Digital Payment Ekosistem UMKM, BRI Jalin Kerjasama Layanan Pada Platform...

0
Yogyakarta (suarantb.com) – Dalam rangka memperkuat dan membangun ekosistem UMKM Indonesia, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menginisiasi kerja sama Layanan Digital...

Latest Posts

Bangun Digital Payment Ekosistem UMKM, BRI Jalin Kerjasama Layanan Pada Platform AYO SRC

Yogyakarta (suarantb.com) – Dalam rangka memperkuat dan membangun ekosistem...

80 Mahasiswa Pertukaran Dalam Negeri Belajar di Unisma

Malang (suarantb.com) Universitas Islam Malang menyambut sebanyak 80 mahasiswa...

Bulog Gelontorkan 650 Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar

Jakarta (suarantb.com)–Guna menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya...

Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Pembelian SBN di BRImo

Jakarta (suarantb.com)– Aplikasi Super Apps Digital Banking BRImo milik...

Bupati Dompu Minta Pelaksanaan MTQ Dievaluasi

Dompu (Suara NTB) - Bupati Dompu, H. Kader Jaelani...