Satu Dosen Unram Kembali Terpapar Covid-19

0

Mataram (Suara NTB) – Satu dosen Universitas Mataram. (Unram) kembali dinyatakan positif Covid-19. Kondisi ini semakin menambah daftar jumlah dosen yang terpapar Covid-19 di lingkungan Unram menjadi 13 orang.

Wakil Rektor II Unram, Prof Dr. Kurniawan, mengatakan untuk tambahan dosen positif Covid-19 tercatat dua hari yang lalu. Sehingga jika ditotal, jumlah dosen yang terpapar Covid-19 berjumlah 7 orang, 4 tenaga kependidikan, dan 2 mahasiswa. “Ada tambahan satu dosen 2 hari yang lalu,” ungkapnya.

Akibat terus bertambahnya dosen hingga pegawai serta mahasiswa di lingkunganUnramyang terkonfirmasi positif covid-19, hngga kini Unram masih di-lockdown.

Surat Edaran (SE) Rektor Unram bernomor 477/UNIS.1/TU/2021 masih belum dicabut dan memuat beberapa poin penting untuk menghindari dan mencegah penyebaran covid-19, baik terhadap dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa. Keluarnya surat edaran tersebut lantaran Unram tidak mau ambil risiko pada dampak kesehatan.

Melihat kondisi tersebut, Prof. Kurniawan mengatakan akan menggelar evaluasi apakah setelah berakhirnya surat edaran hingga tanggal 30 Januari nanti masih akan tetap dilanjutkan WFH atau tidak. Lanjut atau tidaknya nanti dilihat setelah rapat evaluasi.  “Rencana hari Jumat kita akan evaluasi,” ujarnya.

Hasil rapat evaluasi yang digelar Jumat 29 Januari besok akan menentukan pilihan Unram selanjutnya. Jika dari hasil kajian dan evaluasi bersama tim gugus tugas Covid-19 kondisi sudah membaik, maka akan diputuskan sesuai kebutuhan pelayanan akademik Unram. “Nanti di hari Jumat itu Pak Rektor akan menanyakan hasil evaluasi dan kajian Satgas Covid Unram,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unram Prof. Dr. Ir. Enny Yuliani, M.Si., mengaku pasca-WFH, seluruh kegiatan akademik dan kemahasiswaan dilakukan secara daring. Dalam situasi serba sulit, pilihan itu merupakan pilihan yang terbaik saat ini.

“Sebagian besar masih online Pak. Setelah tanggal tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan penyebaran virus covid 19. Semoga dengan penyesuaian sistem kerja civitas akademik sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 di lingkungan Unram,” sebutnya. (dys)