160 Pembudidaya Lobster Diberikan Sertifikat Kompetensi

Selong (Suara NTB) – Sebanyak 169 pembudidaya lobster di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tuntas mengikuti pelatihan untuk melakukan budidaya lobster. Peserta saat ini dinyatakan kompetensi dan layak mendapat sertifikat budidaya lobster. Penyerahan sertifikat ini dilakukan langsung, Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi Sjamsuddin, S.H., kepada masyarakat Pare Mas Kecamatan Jerowaru Selasa, 19 Januari 2021.

Penyerahan sertifikat tersebut dihadiri pula Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lotim, Kepala Desa Pare Mas, dan seluruh pelaku usaha perikanan Lotim. Sertifikat yang diterima para pelaku usaha merupakan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bentuk pengakuan secara formal terhadap kompetensi kerja yang dikuasai oleh SDM pelaku usaha.

Wakil Bupati menyampaikan, pemberian sertifikat ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan pemerintah kepada para pembudidaya lobster atas kompetensinya dalam usaha  budidaya lobster. Wabup juga berharap sertifikasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berkembang.

 Di samping itu, para pembudidaya diharapkan memiliki inisiatif untuk terus berkembang. Salah satunya dengan cara menggali ilmu dan informasi sebanyak-banyaknya melalui berbagai media. Mengingat pentingnya sertifikasi ini, Wabup memerintahkan, Dinas Kelautan dan Perikanan untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha budidaya lobster yang ada di daerah ini.

Wabup menambahkan, kemajuan di bidang perikanan ini dinilainya akan mampu memperbaiki perekonomian masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Lotim. Karenanya wabup berharap seluruh komponen baik masyarakat maupun pemerintah mampu bekerja sama dengan baik memanfaatkan potensi sumberdaya kelautan yang dimiliki oleh Kabupaten Lotim secara optimal agar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Lotim.

Direktur Lembaga Sertifikasi Profesional Kelautan Perikanan (LSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang diwakili, Ir. Parjono melaporkan LSP-KP melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) Okta Mina Nusantara Jakarta, pada bulan September 2020 telah melaksanakan proses sertifikasi terhadap 160 orang kelompok masyarakat usaha pembesaran lobster di Lombok Timur.

Seluruh peserta dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini menandakan bahwa kelompok masyarakat usaha pembudidaya lobster di Lotim sudah siap bersaing untuk maju dan berkembang. (yon)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...