Kasus Baru Menurun, Pasien Sembuh Meningkat

Mataram (Suara NTB) – Penambahan kasus baru positif Covid-19 di NTB menurun dan pasien sembuh meningkat, Selasa, 6 Oktober 2020. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 7 (tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif dan 18 pasien sembuh pada hari ini. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 3.467 orang, dengan perincian 2.759 orang sudah sembuh, 203 meninggal dunia, serta 505 orang masih positif.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menerangkan bahwa pada hari ini, Selasa, 6 Oktober 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia Mataram dan Laboratorium TCM RS.H.L.Manambai Abdulkadir Sumbawa sebanyak 87 sampel. Dengan hasil 75 sampel negatif, 5 sampel positif ulangan, dan 7 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, antara lain pasien nomor 3461, an. AHI, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Pungka, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS H.L.Manambai Abdulkadir Sumbawa. Pasien nomor 3462, an. NCR, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 3463, an. LH, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Batu Jai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Praya. Pasien nomor 3464, an.VNP, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram.

Pasien nomor 3465, an. SWA, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk ber-KTP di Kabupaten Sumbawa, saat ini berdomisili di Desa Meninting,Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram. Pasien nomor 3466, an. ADM, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga Mataram.

Pasien nomor 3467, an. MR, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga Mataram. Sedangkan 18 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 2951, an. K, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 2987, an. S, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3019, an. I, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa.
Pasien nomor 3074, an. NLS, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 3156, an. J, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3157, an. SR, perempuan, usia 31 tahun , penduduk Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima.

 

Pasien nomor 3223, an. BNR, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Batuyang Daya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Pasien nomor 3225, an. N, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Montong Gading, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 3228, an. TH, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 3230, an. M, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Montong Gading, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 3272, an. BR, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 3322, an. SIS, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3323, an. PS, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3326, an. MA, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Rasabou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3327, an. YA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3328, an. AA, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3346, an. AH, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Pototano, Kecamatan Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien nomor 3352, an. NNS, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, kata Sekda NTB ini, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. “Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19,” harapnya.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 11.781 orang dengan perincian 288 orang (2%) masih dalam isolasi, 67 orang (1%) masih berstatus probable, 11.426 orang (97%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 26.280 orang, terdiri dari 3.009 orang (11%) masih dalam karantina dan 23.371 orang (89%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 82.014 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.248 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 80.766 orang (99%). (nas)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

0
Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga dengan banyaknya komunitas-komunitas sepeda motor yang terus berkembang, menjadikan sales people sebagai garda terdepan bisnis...

Latest Posts

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga...

PLN Siapkan Kembali Suplai Listrik Berlapis untuk Gelaran WSBK 2023

Mataram (Ekbis NTB)-Perhelatan ajang internasional World Super Bike (WSBK)...

Selain Promo Besar-besaran, Ricky Smartphone Siapkan 1.000 Snack Sehat bagi Pengunjung

Mataram (Suara NTB)-Menyambut bulan kasih sayang, Ricky Smartphone di...

Dinas LHK NTB akan Buka Kembali Pos Pengamanan Hutan

Mataram (Suara NTB) – Setelah sempat vakum akibat Pandemi...

Pemkot Bima Naikkan Dana Bantuan Stimulan Jadi Rp750 Juta

Kota Bima (Suara NTB) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bima...